Saturday, September 1, 2012

Potensi Busana Muslim Indonesia di Mata Dunia [Bagian 2]



Potensi Busana Muslim Indonesia di Mata Dunia - Sesuai data yang dimiliki Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perekonomian, dari 14 sektor ekonomi, fashion dan kerajinan memiliki pertumbuhan yang paling pesat. Setiap tahun, pertumbuhannya mencapai tujuh persen. "Industri fashion menyumbangkan hampir tujuh milyar dollar, dan mengalami peningkatan 2-3 persen dari sisi ekspor," tukas Euis.

Menurut Euis, hal ini menunjukkan bahwa kreativitas desainer dan tren busana Indonesia sangat diminati negara lain. Busana Indonesia menampilkan ciri khas etnik, dengan teknologi pengolahan kain tradisional seperti batik, sulam, sampai tenun. Busana muslim termasuk karya anak bangsa yang memiliki nilai ekspor cukup tinggi ke negara-negara lain di Asia, Timur Tengah, dan Eropa.

"Bahkan beragam pameran busana muslim pun sudah digelar di Shanghai dan Paris tahun lalu. Apresiasi masyarakat terhadap busana muslim Indonesia di sana sangat tinggi," jelas Taruna Kusmayadi Ketua Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia,

Sampai saat ini, Indonesia dinilai konsisten dalam memerhatikan perkembangan busana muslim modern. Namun dengan bertambahnya para hijabi, Indonesia paling tidak harus meningkatkan 60 persen produksi busana muslim untuk kawasan Indonesia saja.

"Ketika semua negara menonjolkan nilai lebih dari negaranya untuk memajukan negaranya, maka Indonesia bisa menonjolkan kreativitas dan produksi busana muslim sebagai kekuatannya," saran Taruna.

Hanya saja, masih ada pekerjaan rumah yang harus diantisipasi untuk mewujudkan cita-cita ini di tahun 2020. Taruna mengungkapkan, harus ada kesatuan hati, cita-cita, dan road map yang sama di antara para pekerja fashion, pemerintah, dan masyarakat, untuk ikut memajukan industri busana muslim.

120 Label di IIFF



120 Label di IIFF - Indonesia Islamic Fashion Fair (IIFF) yang diselenggarakan di Mal Gandaria City pada tanggal 9-12 Agustus 2012 yang lalu, dimeriahkan oleh sedikitnya 120 label busana muslim karya perancang mode Indonesia, hijabers dan pelaku bidang industri fashion busana muslim nasional.

Pameran yang berlangsung selama empat hari itu resmi dibuka pada hari, Kamis 9 Agustus 2012 oleh Edy Putra Irawadi, Deputi Bidang Koordinasi Industri dan Perdagangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

“Busana muslim merupakan unggulan ekonomi kreatif masa depan. Potensinya besar di dalam negeri dan luar negeri,” kata Edy dalam sambutannya.

Pameran tersebut dilaksanakan oleh IIFC dalam rangka mewujudkan Indonesia sebagai Kiblat Fashion Muslim Dunia pada 2020.

Irna Mutiara, perancang busana muslim yang juga Ketua Pelaksana IIFF 2012 mengatakan peserta pameran itu berasal dari Jakarta, Bandung, Pekalongan, dan daerah lainnya di Indonesia.

Pameran menampilkan busana muslim yang cocok dipakai untuk Lebaran, kegiatan sehari-hari, dan busana kegiatan resmi yang cocok bagi perempuan dewasa. Banyak pula para perancang muda yang termasuk dalam hijabers community menampilkan  busana muslim untuk remaja.

“Desain busana untuk remaja itu lebih beragam, kebanyakan menggunakan bahan kaos dan spandek, sehingga memberi kesan ringan.  Kerudung juga banyak pilihan yang kini lebih banyak menampilkan kerudung bermotif bunga, abstrak, polka dot dengan warna-warna netral sampai cerah,” ujarnya.

Feni Mustafa, pendiri Shafira Corporation yang merupakan salah satu  dari tiga lembaga pendiri IIFC mengatakan pelaksanaan pameran merupakan upaya IIFC untuk memasyarakatkan rancangan busana muslim kepada  masyarakat Indonesia maupun masyarakat global.

Busana Muslim High-End yang Berkelas [Bagian 1]



Busana Muslim High-End yang Berkelas - Semakin beraneka ragamnya model busana muslim ternyata mampu memberikan lebih banyak pilihan bagi penggunanya. Pilihan penikmat busana muslim tentu saja didasarkan pada dua hal saja, yaitu kembali pada selera masing-masing, selain juga soal harga yang sesuai dengan kemampuan atau tidak. Bagi kalangan tertentu, busana muslim kategori high end juga selalu dinanti koleksi terbarunya. Selain faktor harga tentunya, factor apa lagi yang sebenarnya membedakan antara busana muslim high end bila dibandingkan dengan busana muslim lainnya di pasaran?

Salah satu label busana high end yang selalu dinanti kehadirannya adalah Mulla. Saat koleksi terbaru Mulla ditampilkan di ajang mode Plaza Indonesia Fashion Week saja, misalnya, busana premium yang masih bersaudara dengan label Sodagar ini sudah setengahnya terjual.

Mulla dirancang dengan model gamis, dan ditujukan untuk pengguna busana muslim dengan menambahkan inner dan kerudung senada dengan busana, juga untuk perempuan tak berkerudung yang menyukai penampilan bergaya fashion muslim.

"Koleksi terbaru Mulla yang tampil di fashion show sekitar 30 set, 50 persennya sudah terjual. Mulla tersedia di sejumlah mal, seperti di d'Designers Pasaraya dan Metro Department Store di Plaza Senayan, Pondok Indah," jelas Moza Wahyu, bagian Marketing Mulla, kepada Kompas Female di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Koleksi Mulla rancangan Ronald B Gaghana ini memilih model gamis, tetapi dengan cutting bervariasi. Gaya simpel tetap menonjol, tetapi detail pada bagian dada dan tangan membedakan produk fashion ini. …


Busana Muslim High-End yang Berkelas [Bagian 2]



Busana Muslim High-End yang Berkelas - Koleksi Mulla rancangan Ronald B Gaghana ini memilih model gamis, tetapi dengan cutting bervariasi. Gaya simpel tetap menonjol, tetapi detail pada bagian dada dan tangan membedakan produk fashion ini.  Pemilihan bahan pun tak sembarangan, Mulla menggunakan bahan sutra baik chiffon silk maupun sutra ATBM.

"Detail pada busana merupakan pengerjaan tangan, berupa sulam juga bordir dengan sentuhan berlian, selain juga kristal dan batu-batuan alam," jelas pemilik label Mulla, Arulita Adityaswara, seusai pergelaran busana Mulla di Plaza Indonesia, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurut Arulita, gamis high end Mulla cocok dikenakan siapa saja yang percaya diri, terutama dengan desain yang fokus pada aplikasi detail. Untuk memberikan lebih banyak pilihan, koleksi Mulla yang kaya detail tersedia dalam warna terang nan berani juga warna lembut yang natural. Perpaduan warna yang kontras menonjol pada aplikasi detail dan cutting koleksi ini.

Mengenai aplikasi pada bagian dada yang berkesan penuh, Arulita mengatakan, siapa pun bisa mengenakannya asalkan percaya diri. Namun, ia menyarankan, untuk perempuan bertubuh besar sebaiknya pilih aplikasi yang dirancang memanjang dari dada hingga ke bagian bawah busana.

Label busana muslim high end lainnya bisa didapati dari koleksi desainer Monika Jufry. Desainer anggota Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia ini merancang busana muslim high end dengan pengerjaan lebih detail.

"Bedanya busana muslim high end terletak pada pengerjaan yang lebih detail, dan bisanya lebih memakan waktu. …

Selanjutnya

Busana Muslim High-End yang Berkelas [Bagian 3]



Busana Muslim High-End yang Berkelas - Menurut Arulita, gamis high end Mulla cocok dikenakan siapa saja yang percaya diri, terutama dengan desain yang fokus pada aplikasi detail. Untuk memberikan lebih banyak pilihan, koleksi Mulla yang kaya detail tersedia dalam warna terang nan berani juga warna lembut yang natural. Perpaduan warna yang kontras menonjol pada aplikasi detail dan cutting koleksi ini.

Mengenai aplikasi pada bagian dada yang berkesan penuh, Arulita mengatakan, siapa pun bisa mengenakannya asalkan percaya diri. Namun, ia menyarankan, untuk perempuan bertubuh besar sebaiknya pilih aplikasi yang dirancang memanjang dari dada hingga ke bagian bawah busana.

Label busana muslim high end lainnya bisa didapati dari koleksi desainer Monika Jufry. Desainer anggota Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia ini merancang busana muslim high end dengan pengerjaan lebih detail.

"Bedanya busana muslim high end terletak pada pengerjaan yang lebih detail, dan bisanya lebih memakan waktu. Cutting dan detailnya lebih diperhatikan, dan made to order atau lebih eksklusif," tutur Monika di sela kegiatan mode Grand Indonesia Jakarta.

Harga untuk busana muslim high end label Monika Jufry rata-rata mulai dari Rp 5 juta. Eksklusivitas menjadi daya tarik dari koleksi busana muslim ini.

Bagi Anda yang menyukai konsep busana muslim yang menonjolkan detail dan dirancang secara eksklusif, koleksi high end bisa menjadi pilihannya. Jadi, siapkan anggaran lebih besar jika tertarik mengoleksi busana muslim kategori ini.

Kerudung Bukanlah Belenggu Bagi Kecantikan Muslimah [Bagian 1]



Kerudung Bukanlah Belenggu Bagi Kecantikan Muslimah - Kerudung adalah sarana untuk memuliakan diri, bukan menjadi belenggu seorang wanita untuk tampil memukau. Menggunakan kerudung bukan berarti amda harus membatasi diri untuk bisa tampil lebih cantik. Sekarang ini, kerudung juga sangat bias dan memiliki kemampuan untuk membuat Anda tampil lebih menarik melalui padu-padan busana yang modis ala hijabers modern.

Untuk membantu dan member kan inspirasi bagi perempuan yang berjilbab di Indonesia, delapan desainer busana muslim berskala nasional seperti Hannie Hananto, Nuniek Mawardi, Monika Jufry, Fenny Mustafa, Tuty Adib, Dian Pelangi, Jenny Tjahjawati, dan Irna Mutiara, menulis sebuah buku fashion berjudul Heavenly Beauty.

Buku ini di dalamnya tak hanya akan memaparkan inspirasi busana muslim dari desainer desainer ternama ini, tetapi juga berisi tentang cara make-up yang bisa diaplikasikan oleh pembacanya untuk berbagai kesempatan. Selain itu tentu saja yang juga dapat disesuaikan dengan busana muslim yang di kenakan. Adapun pembaca buku ini, selain untuk kalangan fashionista busana muslim, juga dapat ditujukan untuk kalangan desainer muda, dan juga para pengusaha busana muslim, seperti pemilik busana muslim bandung ini.

"Buku ini juga memberi banyak style yang inspiratif bagi para pembaca. Mulai dari kepala sampai kaki, termasuk tata rias dan gaya kerudungnya," ungkap desainer Dian Pelangi, sesaat setelah peluncuran bukunya di acara Indonesia Islamic Fashion Fair di Gandaria City, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Selanjutnya

Kerudung Bukanlah Belenggu Bagi Kecantikan Muslimah [Bagian 2]



Kerudung Bukanlah Belenggu Bagi Kecantikan Muslimah - Selain itu tentu saja yang juga dapat disesuaikan dengan busana muslim yang di kenakan. Adapun pembaca buku ini, selain untuk kalangan fashionista busana muslim, juga dapat ditujukan untuk kalangan desainer muda, dan juga para pengusaha busana muslim, seperti pemilik busana muslim bandung ini.

"Buku ini juga memberi banyak style yang inspiratif bagi para pembaca. Mulai dari kepala sampai kaki, termasuk tata rias dan gaya kerudungnya," ungkap desainer Dian Pelangi, sesaat setelah peluncuran bukunya di acara Indonesia Islamic Fashion Fair di Gandaria City, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Di dalam buku bertemakan fashion ini, para desainer memberikan beberapa rancangan busana muslim yang bisa digunakan dalam berbagai kesempatan. Dian Pelangi sendiri mengungkapkan, di buku ini ia juga memberikan dua busana rancangannya dengan gaya busana yang lebih chic dan sedikit lebih glamor. Pembaca juga akan mendapatkan variasi busana muslim dari para perancang andal ini sesuai dengan garis gaya dan ciri khas mereka masing masing. Misalnya saja, Dian Pelangi yang lekat dengan gaya motif jumputan Palembang-nya yang berwarna-warni, atau Tuti Adib dengan busana muslim ber-patchwork.

"Patchwork memang jadi salah satu ciri khas saya. Ini dilakukan untuk memanfaatkan limbah kain perca, dan menambah nilai dan keindahan busananya," jelas Tuti Adib. Kedelapan desainer ini berharap agar buku Heavenly Beauty bisa memberi inspirasi dan sentuhan tersendiri dalam lifestyle busana muslim di Indonesia.