Tuesday, September 4, 2012

Dasar-Dasar untuk Mendapatkan Penampilan yang Stylist [Bagian 1]



Dasar-Dasar untuk Mendapatkan Penampilan yang Stylist - Busana memang merupakan penunjang penampilan Anda, siapapun diri anda. Tidak perlu menjadi model untuk jadi orang yang fashionable, Anda pun dapat tampil stylish dengan sedikit sentuhan yang tidak mahal. Sebelum mulai memadupadakan busana, ada hal-hal yang perlu diperhatikan dalam berpakaian. Berikut ini, lima dasar untuk mendapatkan penampilan yang stylish.

Sederhana Tapi Anggun

Aksesori memang dapat melengkapi penampilan Anda, tapi bukan berarti Anda perlu memakai semua koleksi perhiasan yang dimiliki. Jika ingin terlihat elegan, Anda bisa menggunakan kalung dengan liontin kecil, gelang dengan hiasan batu permata, cincin dan tatanan rambut simpel.

Perawatan Diri

Menggunakan busana yang sedang tren, belum tentu membuat Anda tampak keren. Paling utama adalah merawat diri. Ketika kuku Anda bersih, alis rapi, rambut tertata rapi, maka Anda tampak lebih stylish mengenakan baju apapun.

Pilih Pakaian yang Mencerminkan Diri Anda

Tren cepat berganti, maka dari itu Anda perlu mengembangkan gaya dengan ciri khas Anda sendiri. Gaya merupakan bawaan, namun juga dapat dipelajari. Sebagai contoh Jackie Kennedy Onassis, ia mengenakan baju dengan model serupa selama 3 dekade. Meskipun demikian, ia tetap terlihat stylish. yang terpenting adalah selalu memilik pakaian yang menunjukan siapa Anda bukan hanya mengikuti tren.

Kenakan Ukuran yang Tepat

Tidak ada gunanya Anda memaksakan diri untuk memakai sebuah gaun yang kekecilan atau kebesaran. Itu hanya akan membuat Anda merasa tidak nyaman dan …

Selanjutnya

Dasar-Dasar untuk Mendapatkan Penampilan yang Stylist [Bagian 2]



Dasar-Dasar untuk Mendapatkan Penampilan yang Stylist - Busana memang merupakan penunjang penampilan Anda, siapapun diri anda. Tidak perlu menjadi model untuk jadi orang yang fashionable, Anda pun dapat tampil stylish dengan sedikit sentuhan yang tidak mahal. Sebelum mulai memadupadakan busana, ada hal-hal yang perlu diperhatikan dalam berpakaian. Berikut ini, lima dasar untuk mendapatkan penampilan yang stylish.

Pilih Pakaian yang Mencerminkan Diri Anda

Tren cepat berganti, maka dari itu Anda perlu mengembangkan gaya dengan ciri khas Anda sendiri. Gaya merupakan bawaan, namun juga dapat dipelajari. Sebagai contoh Jackie Kennedy Onassis, ia mengenakan baju dengan model serupa selama 3 dekade. Meskipun demikian, ia tetap terlihat stylish. yang terpenting adalah selalu memilik pakaian yang menunjukan siapa Anda bukan hanya mengikuti tren.

Kenakan Ukuran yang Tepat

Tidak ada gunanya Anda memaksakan diri untuk memakai sebuah gaun yang kekecilan atau kebesaran. Itu hanya akan membuat Anda merasa tidak nyaman dan terlihat seperti meminjam barang orang lain. Contohlah Adele dalam ajang Grammy Award. Ia tampil menawan walau tampil dengan balutan gaun Giorgio Armani yang sederhana. Kuncinya adalah ia mengenakan ukuran yang tepat untuk tubuhnya.

Berani Dalam Memilih Pakaian

Keluarlah dengan tampilan yang unik dan tak terduga. Ini akan membuat keseluruhan penampilan Anda menjadi tidak biasa. Seperi Sharon Stone yang menggebrak red carpet Oscar dengan kemeja putih dan ball skirt. Carilah inovasi gaya baru yang sesuai dengan ciri khas Anda.

Aturan tidak tertulis Menganai Busana Penumpang di Pesawat



Aturan tidak tertulis Menganai Busana Penumpang di Pesawat - Belakangan ini, sering sekali dibahas mengenai aturan tentang busana seseorang saat menaiki pesawat. Padahal, sesungguhnya tidak ada aturan yang mengatur mengenai persoalan ini. Seorang perempuan Amerika Serikat (AS) yang terbang dari Las Vegas ke Southwest baru baru ini mengaku, ia mendapat teguran dari karyawan maskapai karena gaun yang ia kenakan terlalu memperlihatkan belahan dada.

Kasus terbaru, seorang pilot maskapai American Airlines menegur seorang perempuan di pesawat karena mengenakan kaus bertuliskan empat huruf yang membentuk sebuah kata kasar. Ia diizinkan berada di pesawat setelah berjanji menutup kausnya dengan syal.

Kasus ini kemudian menimbulkan perdebatan internet di Amerika. Sebab, setahu masyarakat, maskapai tidak menentukan busana atau membuat dress code untuk penumpangnya.

“Tapi ini bisnis keluarga. Seperti jika anda mengelola restoran lalu ada yang berkata-kata kasar, anda pasti memintanya untuk lebih sopan,” ujar pengacara maskapai dan mantan konsultan di otoritas penerbangan Amerika (FAA), Kenneth Quinn.

Beberapa maskapai di AS seperti American Airlines dan Delta, memang kerap melakukan ‘razia’ busana penumpang. Terkadang, penumpang diminta ganti baju jika pesan yang dituangkan terlalu bersifat politik, rasis dan juga anarkis. Selain ganti baju, solusi lain yang diberikan adalah menutupi pesan yang tertuang dalam pakaian penumpang tersebut dengan syal atau selendang penutup lainnya.

Lalu, apakah benar peraturan tidak tertulis ini adalah sesuatu yang mengada ada dan juga tidak seharusnya diberlakukan. Apakah benar, bila peraturan ini adalah suatu hal yang negative dan harus dihapuskan.

Saturday, September 1, 2012

Review Eksobatika Awal Agustus yang Lalu [Bagian 1]



Review Eksobatika Awal Agustus yang Lalu - Sebanyak empat orang desainer anggota Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI), beberapa waktu yang lalu menampilkan koleksi terbarunya. Mereka memberikan inspirasi untuk busana muslim di dalam rangkaian kegiatan Ramadhan Grand Indonesia Shopping Town, Eksobatika.

Lebih dari 20 set busana muslim ditampilkan sesuai ciri khas desainer. Meski begitu, busana muslim multigaya menonjol dari peragaan busana muslim APPMI di Eksobatika ini. Para desainer APPMI ini tampil untuk memberikan pilihan busana muslim yang lebih variatif.

Label busana muslim modern Up2Date, serta koleksi busana muslim rancangan Hannie Hananto memberikan pilihan lain dari busana muslim yang tiga tahun terakhir didominasi kaftan. Sementara, Monika Jufry dan Najua Yanti, memberikan inspirasi busana muslim yang bisa dipakai menjadi lebih dari satu gaya.

Menurut Hannie, tiga tahun belakangan pilihan busana muslim selalu kembali kepada kaftan. Boleh jadi, cutting all-size pada kaftan yang memungkinkan dipakai oleh perempuan dengan berbagai ukuran tubuh menjadi penyebabnya. Selain juga, selera berbusana yang senang menonjolkan detil bling-bling pada kaftan.

Untuk memberikan pilihan gaya yang berbeda, koleksi busana muslim glam label Anemone ditampilkan Hannie dalam pagelaran busana bertema Glamourette di Eksobatika. Hannie sengaja merancang koleksi baru untuk pilihan gaya ber-Lebaran pada 2012 ini.

Konsep busana muslim glam dipilih Hannie, dengan menggunakan bahan glitter dan shinny. Pilihan warna pun cenderung berani seperti merah, silver dan biru.

Bagi Anda yang suka tampil beda dan menonjolkan kemewahan, …


Review Eksobatika Awal Agustus yang Lalu [Bagian 2]



Review Eksobatika Awal Agustus yang Lalu - Bagi Anda yang suka tampil beda dan menonjolkan kemewahan busana muslim rancangan Hannie sengaja diciptakan dengan full payet untuk memberikan kesan mewah. Kemewahan inilah yang ditonjolkan Hannie dalam koleksi busananya. Sebagai penyeimbang, konsep cutting busana muslim rancangan Hannie cenderung simpel, kembali kepada gaya busana muslim dasar yakni gamis.

Sementara Monika Jufry memberikan pilihan lain bergaya dengan busana muslim. Praktis, nyaman, dan simpel menjadi ciri khasnya dalam merancang juga memakai busana muslim.

Kali ini Monika menampilkan koleksi batik berbahan katun dan busana muslim dari bahan kaos, dengan desain multigaya. Baginya, berbusana muslim dengan banyak gaya dari satu busana dapat memberikan solusi bagi perempuan berhijab. Terutama bagi mereka yang senang berkreasi dengan busananya.

Melalui label 2Pose, Monika menawarkan gaya busana yang menonjolkan kesan kasual dan praktis. Pesannya, perempuan berhijab bisa tampil gaya tanpa harus punya banyak baju. Ia juga ingin mengajak perempuan berhijab yang menyukai gaya kasual untuk berkreasi dengan busana muslim.

Koleksi batik dari bahan katun juga ditampilkan, memberikan pilihan gaya penampilan etnik namun modern. Di tangan Monika, batik berpadu cantik dengan kaos baik sebagai aksen juga sebagai rok yang sepintas terlihat seperti kain. Ia juga merancang jumpsuit batik yang bisa dipadupadankan dengan kaos dengan cutting loose dan layer.Mengkreasikan busana dengan memadukan warna cerah dan natural menjadi pesan lain yang disampaikan monika melalui busana muslim berlabel 2Pose ini.


Review Eksobatika Awal Agustus yang Lalu [Bagian 3]



Review Eksobatika Awal Agustus yang Lalu - "Batik bisa dipakai sebagai busana yang tidak monoton, busana muslim berbahan kaos juga bisa dikreasikan menjadi berbagai gaya, namun tetap praktis. Karena padu padan memang sudah menjadi gaya berbusana namun kepraktisan tetap menjadi perhatian utamanya," tutur Monikasebelum pagelaran busana Eksobatika di East Mall Grand Indonesia, Jakarta yang diselenggarakan pada hari Jumat (3/8/2012).

Monika juga menambahkan, busana muslim rancangannya dibuat untuk mewakili gaya kasual dan juga etnik yang modern untuk kalangan perempuan dewasa.

Sementara, Najua Yanti menampilkan gaya busana muslim yang tak kalah kreatifnya. Multigaya kembali menjadi konsep utamanya. Satu potong busana bisa dipakai menjadi 2-3 gaya. Tak hanya itu, keterampilan padu padan terusan panjang dengan atasan berpotongan pendek juga menjadi tantangan bagi Najua dalam merancang busana.

Koleksi BellaBaric yang bermakna cantik dan berkah memberikan pilihan lain berbusana muslim untuk Lebaran nanti dari Najua Yanti.

Edukasi mengenai pemakaian busana muslim dengan konsep padu padan memang masih perlu terus digalakkan. Untuk itulah Monika dan Najua tampil dalam pagelaran busana Eksobatika, memberikan pilihan juga mengedukasi publik, bahwa busana muslim bisa diaplikasikan dengan cara kreatif dan tetap patuh pada kaidah.

Koleksi empat desainer APPMI ini bisa didapatkan di area pameran Eksobatika Grand Indonesia East Mall, berlangsung hingga 26 Agustus 2012. Harganya pun bervariasi mulai Rp 50.000 untuk kerudung, dan sekitar Rp 250.000 hingga Rp 900.000 untuk busana muslim kasual.




Potensi Busana Muslim Indonesia di Mata Dunia [Bagian 1]


Potensi Busana Muslim Indonesia di Mata Dunia - Sebagai negara dengan mayoritas penduduk beragama kan Islam, wajar saja bila Indonesia disebut sebagai Negara sangat berpotensi menjadi pusat busana muslim dunia. Pemakaian busana muslim di negara ini sendiri, kini sudah semakin populer, ditambah lagi dengan jumlah perempuan yang berhijab sendiri sudah mencapai angka 20 juta jiwa yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Ini menjadi salah satu celah untuk bisa meningkatkan produksi fashion muslim," tutur Euis Saedah, Direktorat Jendral Industri Kecil Menengah Kementerian Perindustrian, dalam konferensi pers Indonesia Islamic Fashion Fair (IIFC) yag diselenggarakan di Hotel Sahid, Jakarta Selatan, pada hari Senin (6/8/2012) yang lalu.

Sesuai data yang dimiliki Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perekonomian, dari 14 sektor ekonomi, fashion dan kerajinan memiliki pertumbuhan yang paling pesat. Setiap tahun, pertumbuhannya mencapai tujuh persen. "Industri fashion menyumbangkan hampir tujuh milyar dollar, dan mengalami peningkatan 2-3 persen dari sisi ekspor," tukas Euis.

Menurut Euis, hal ini menunjukkan bahwa kreativitas desainer dan tren busana Indonesia sangat diminati negara lain. Busana Indonesia menampilkan ciri khas etnik, dengan teknologi pengolahan kain tradisional seperti batik, sulam, sampai tenun. Busana muslim termasuk karya anak bangsa yang memiliki nilai ekspor cukup tinggi ke negara-negara lain di Asia, Timur Tengah, dan Eropa.

"Bahkan beragam pameran busana muslim pun sudah digelar di Shanghai dan Paris tahun lalu. Apresiasi masyarakat terhadap busana muslim Indonesia di sana sangat tinggi," jelas Taruna Kusmayadi, …