Showing posts with label T-Shirt PE. Show all posts
Showing posts with label T-Shirt PE. Show all posts

Thursday, January 3, 2013

Menerima Makloon Jahit T-Shirt Bahan PE (Polyester) [Bagian 1]


Cara Menjual 500 Busana dalam Enam Bulan

Menerima Makloon Jahit T-Shirt Bahan PE (Polyester) - Seperti artikel-artikel sebelumnya, pada artikel kali ini pun Pakar Konveksi tidak akan hanya melakukan promosi tanpa memberikan informasi yang pastinya akan berguna bagi pembaca sekalian. Bagi pelanggan blog Pakar Konveksi, pastilah sudah mengetahui mengenai pembahasan Pakar Konveksi. Pakar Konveksi memberikan informasi seputar dunia fashion dan busana. Selain itu juga, Pakar Konveksi kerap memberikan informasi yang berkenaan dengan hal lain, namun tentu saja lebih menarik. Pada artikel kali ini kami ingin memberikan informasi yang berkenaan dengan Cara Menjual 500 Busana dalam Enam Bulan.

Semangat, kerja keras, dan ide untuk terus melakukan inovasi baru. Itu poin penting bagi Sekarlangit Dewandaru dalam menjalankan bisnisnya. Pemilik Iza Online Shop ini juga selalu berusaha mengutamakan konsep matang dan berbeda dengan karya desainer lainnya.

Siang kemarin Rabu (26/12) cuaca mendung. Hujan rintik-rintik sempat membasahi beberapa wilayah di Jogjakarta. Namun, ketika berada di Jalan Ibda Tut Harsono, seketika semburat matahari terlihat. Hujan deras tidak jadi turun. Halaman depan sebuah rumah di kawasan itu terlihat luas. Rumput dan beberapa tanaman hias menjadi pemandangan pertama saat menginjakkan kaki di rumah milik desainer muda, Sekarlangit Dewandaru Aisha Puri, itu.

Perempuan yang akrab disapa Sekar tersebut tampak semringah saat muncul dari balik pintu. ”Mari silakan masuk. Duduk dulu,” katanya perempuan 22 tahun ini lantas mengulas senyum mengembang.

Rumah itu menjadi satu dengan salon sekaligus griya busana. Beberapa display rancangan busana muslim aneka warna terpampang dalam setiap sudut.

Selanjutnya

Menerima Makloon Jahit T-Shirt Bahan PE (Polyester) [Bagian 2]


Menerima Makloon Jahit T-Shirt Bahan PE (Polyester) - Perempuan yang akrab disapa Sekar tersebut tampak semringah saat muncul dari balik pintu. ”Mari silakan masuk. Duduk dulu,” katanya perempuan 22 tahun ini lantas mengulas senyum mengembang.

Rumah itu menjadi satu dengan salon sekaligus griya busana. Beberapa display rancangan busana muslim aneka warna terpampang dalam setiap sudut.

Meskipun terbilang muda, Sekar punya prestasinya dalam mengelola bisnis busana. Dalam waktu kurang lebih enam bulan, dia mampu membuat 500 baju busana muslimah. Aneka model mulai gamis hingga gaun pesta.

”Alhamduliah dari sekian baju tersebut semuanya laris manis di pasaran. Bahkan, beberapa rancangan juga sempat dipamerkan dalam beberapa peragaan busana,” kata perempuan pecinta warna hijau toska dan peach ini.

Dia mengaku, kegemarannya mengambar membawanya menjadi perancang busana. Selain itu, dia mengaku memiliki bakat merancang busana dari sang ibu. ”Dulunya Ibu saya kan juga perancang. Jadi, secara tidak langsung darah desainernya juga turun ke saya,” ujarnya lantas tertawa. Dia menceritakan, sejak kecil telah menyukai kain. Setiap kali ibunya berbelanja bahan untuk membuat busana, dia pasti diajak. ”Hal ini yang kemudian menjadikan saya akhirnya cinta mati pada kain. Khususnya pada waktu SMA,” ujar gadis.

Sewaktu duduk di bangku sekolah dasar dan sekolah menengah pertama, Sekar mengaku belum begitu mengenal dengan baik kualitas kain. Dia baru menyadarinya saat memasuki sekolah menengah atas. Bahkan, dia sekaligus menyadari bahwa kain dapat ia baru menyadari bahwa kain dapat mendatangkan uang. Itu, setidaknya, terbukti dari bisnis ibunya yang kala itu menjual jasa rancangan busana.  Seiring bergulirnya waktu, pandangan tersebut musnah. Itu terjadi ketika Sekar menyadari bahwa ketertarikannya terhadap kain bukan karena materi. ”Tapi, lebih pada soul (jiwa),” jelasnya.

Sealnjutnya

Menerima Makloon Jahit T-Shirt Bahan PE (Polyester) [Bagian 3]


Menerima Makloon Jahit T-Shirt Bahan PE (Polyester) - Sewaktu duduk di bangku sekolah dasar dan sekolah menengah pertama, Sekar mengaku belum begitu mengenal dengan baik kualitas kain. Dia baru menyadarinya saat memasuki sekolah menengah atas. Bahkan, dia sekaligus menyadari bahwa kain dapat ia baru menyadari bahwa kain dapat mendatangkan uang. Itu, setidaknya, terbukti dari bisnis ibunya yang kala itu menjual jasa rancangan busana.  Seiring bergulirnya waktu, pandangan tersebut musnah. Itu terjadi ketika Sekar menyadari bahwa ketertarikannya terhadap kain bukan karena materi. ”Tapi, lebih pada soul (jiwa),” jelasnya.

Minatnya kepada warna dan motif yang membuatnya begitu tertarik pada kain. Sebelum akhirnya, bakat yang dimiliki tutur menentukan perjalanan karirnya.Sekar mengaku banyak belajar tentang kain saat diajak sang ibu berbelanja kain. Dia menjadi tahu mengenai motif dan jenis kain. ”Ternyata dari proses belajar itulah saya sadar bahwa kain itu bervariasi warna dan motifnya. Sebelum akhirnya kepincut dengan detailnya,” ujar alumni jurusan manajemen Universitas Islam Indonesia (UII) Jogjakarta ini.

Saat itulah, dia mengaku sedikit demi sedikit mulai serius mempelajari kain. Terutama mendalami bagaimaan kain dapat di kombinasikan dengan busana. Selain itu, dia menyelami bagaimana setiap kain dapat dijadikan inovasi baru dalam hal model.

”Alhamdulilah saat ini kalau melihat kain, bayangan akan model apa yang pas langsung dapat diketahui,” katanya. Saat ini, kiprah Sekar di dunia desainer kian mantap. Beberapa karyanya telah terjual. Harga yang dipatoknya bervariasi. Dia mengistilahkan harga busana rancangannya standard untuk isi dompet remaja dan anak muda. Harganya antara Rp 100 ribu hingga Rp 400 ribu. ”Tergantung tingkat kerumitan rancangannya,” ucap dia.

Selanjutnya

Menerima Makloon Jahit T-Shirt Bahan PE (Polyester) [Bagian 4]


Menerima Makloon Jahit T-Shirt Bahan PE (Polyester) -”Alhamdulilah saat ini kalau melihat kain, bayangan akan model apa yang pas langsung dapat diketahui,” katanya. Saat ini, kiprah Sekar di dunia desainer kian mantap. Beberapa karyanya telah terjual. Harga yang dipatoknya bervariasi. Dia mengistilahkan harga busana rancangannya standard untuk isi dompet remaja dan anak muda. Harganya antara Rp 100 ribu hingga Rp 400 ribu. ”Tergantung tingkat kerumitan rancangannya,” ucap dia.

Dalam rancangannya, Sekar selalu berusaha bermain pada warna dan motif. Garis rancangnnya pun selalu identik dengan penuh warna. Juga, garis potongannya yang asimetris dan  sederhana sehingga memperlihatkan karakter tubuh. Setiap detail produk dan rancangan fokus pada jenis handmade, dikerjakan dengan tangan. Sekar juga menawarkan busana rancangannya secara online dengan memanfaatkan internet. Strategi bisnis ini telah berlangsung selama dua tahun. Gerai online itu bernama Iza Online Shop.Dahulu dia menjalankan usaha ini bersama teman sekampusnya. Tapi, kerja sama itu tidak berlangsung lama. Kerja sama tak berlanjut lantaran mereka memiliki usaha masing-masing. ”Saya lanjutkan usaha online dengan konsep dan garis racangan yang berbeda. Teman saya juga lanjut ke dunianya,” jelasnya. Sekar mengatakan, usahanya ini bukan main- main. Di usianya yang tergolong muda, dia mengaku mampu mengelola keuangannya sendiri. Omzet dengan hitungan jutaan rupiah per bulan mengalir ke rekeningnya.

Bahkan, untuk urusan hijab style, Sekar mampu melakukannya. Itu mulai dari mengkreasikan hijab, padupadan hijab dengan busana keseharian, hingga penggunaan aksesori pelengkapnya seperti pin, tas, kalung, dan bandana. ”Untuk aksesori juga saya buat sendiri. Semuanya dalam bentuk handmade. Tas saya bukan dari anyaman. Sedangkan untuk pin dan bandana bisanya dari kain flannel,” ujarnya.

Selanjutnya

Menerima Makloon Jahit T-Shirt Bahan PE (Polyester) [Bagian 5]


Menerima Makloon Jahit T-Shirt Bahan PE (Polyester) - Bahkan, untuk urusan hijab style, Sekar mampu melakukannya. Itu mulai dari mengkreasikan hijab, padupadan hijab dengan busana keseharian, hingga penggunaan aksesori pelengkapnya seperti pin, tas, kalung, dan bandana. ”Untuk aksesori juga saya buat sendiri. Semuanya dalam bentuk handmade. Tas saya bukan dari anyaman. Sedangkan untuk pin dan bandana bisanya dari kain flannel,” ujarnya.

Seperti yang sudah sebelumnya, anda telah selesai membaca artikel yang berkenaan dengan Cara Menjual 500 Busana dalam Enam Bulan, semoga artikel di atas dapat memberikan manfaat tersendiri bagi diri anda. Pakar Konvesi adalah sebuah konveksi yang berasal dari kota Bandung. Konveksi kami Menerima Makloon Jahit T-Shirt Bahan PE (Polyester). Namun, karena jaringan konveksi kami cukup besar, sehingga kamipun dapat menerima pesanan untuk item lainnya.

Kami mempunyai dua keunggulan yang tidak dimiliki oleh konveksi lain. Yang pertama adalah garansi. Pakar Konveksi akan selalu memberikan garansi untuk setiap item yang dibuatnya. Dan garansi tersebut haruslah sesuai dengan apa yang telah disepakati di awal transaksi. Selain itu juga, konveksi kami tidak membatasi skala produksi tertentu bagi pemesanan minimal. Kami menerima seluruh skala produksi, baik itu skala besar, kecil ataupun satuan.

Oleh karenanya, bila anda tertarik untuk melakukan pemesanan terhadap konveksi kami, silahkan hubungi nomor kontak yang telah kami sediakan di dalam blog ini.  Semoga anda merasa puas.