Showing posts with label busana muslim. Show all posts
Showing posts with label busana muslim. Show all posts

Friday, January 18, 2013

Shafira Buka Showroom di Jogja pada Tahun ini dan Dunia Fashion diinvasi Supermodel Arab dan 16 Show dalam 4 Hari di IFW 2013 [Bagian 1]


Shafira Buka Showroom di Jogja pada Tahun ini dan Dunia Fashion diinvasi Supermodel Arab dan 16 Show dalam 4 Hari di IFW 2013 - Shafira, merek pakaian muslim asal Bandung akan membuka showroom baru pada tahun ini. Rencananya, showroom tersebut akan dibuka di Jogjakarta. Direktur Utama Shafira, Deny Setiawan mengatakan, showroom di Jogjakarta itu akan menjadi showroom ke-25 bagi Shafira. Sebelumnya, pakaian muslim dengan slogan Gaya Islami itu telah memiliki 24 showroom yang tersebar di 14 provinsi di Indonesia. Showroom terbanyak berada di Jabar, yakni di Bandung, Cirebon, dan Bogor.

"Insya Allah tahun ini tambah satu showroom. Satu saja dulu, nanti kalau memungkinkan tambah lagi di lain waktu," kata Deny di sela-sela jumpa pers ulang tahun ke-24 Shafira, di Sekretariat Shafira Foundation, Jalan Tentara Pelajar Pejuang 45, Bandung, hari Jumat 11 Januari 2013.


Supermodel berdarah Arab mulai merambah industri fesyen dunia, mengubah perspektif masyarakat dunia tentang perempuan Arab. Hind Sahli dari Maroko sudah beberapa tahun menekuni dunia model dan bekerja untuk merek-merek ternama seperti Marc Jacobs, Kenzo and Vera Wang. Artikel Zubeida Malik di laman BBC menyebutkan, ada beberapa hal yang mempengaruhi kesuksesannya di dunia fesyen betaraf International.

"Dalam fesyen, mereka suka dengan semua yang baru. Apapun yang baru itu bagus," kata Hind Sahli.

Selain itu, keragaman dan budaya Arab membuat dirinya menjadi spesial di dalam industri fesyen. "Para perancang dan fotograger - mereka suka kita berbeda dan punya budaya yang sangat berbeda dengan yang lain - kita bisa dapat inspirasi dari banyak hal.", begitu jelasnya kemudian. Budaya asalnya yang konservatif, membuat pilihannya untuk berkarir di dunia model menimbulkan reaksi beragam.

Sealnjutnya

Shafira Buka Showroom di Jogja pada Tahun ini dan Dunia Fashion diinvasi Supermodel Arab dan 16 Show dalam 4 Hari di IFW 2013 [Bagian 2]


Shafira Buka Showroom di Jogja pada Tahun ini dan Dunia Fashion diinvasi Supermodel Arab dan 16 Show dalam 4 Hari di IFW 2013 - Selain itu, keragaman dan budaya Arab membuat dirinya menjadi spesial di dalam industri fesyen. "Para perancang dan fotograger - mereka suka kita berbeda dan punya budaya yang sangat berbeda dengan yang lain - kita bisa dapat inspirasi dari banyak hal.", begitu jelasnya kemudian. Budaya asalnya yang konservatif, membuat pilihannya untuk berkarir di dunia model menimbulkan reaksi beragam.


"Saya mendapat banyak reaksi positif. Banyak orang berpikir bagus juga punya model dari Maroko. Ada juga beberapa remaja perempuan yang mengirimkan pesan di Facebook, bertanya tentang bagaimana saya melakukan dan memulainya. Saya juga mendapat beberapa reaksi buruk dari orang lain, tapi saya tidak keberatan dan saya senang dengan apa yang saya lakukan.", begitu jelas Hind kemudian.

Tidak hanya Hind Sahli yang mulai menorehkan namanya di dunia fesyen. Beberapa model lain mengikuti jejaknya, termasuk Hanaa ben Abdesslem dari Tunisia yang dikontrak perusahaan kosmetik Lancome. Shaista Gohir, Direktur Muslim Women"s Network Inggris dan aktivis hak-hak perempuan percaya bahwa di Barat, ada stereotipe umum tentang perempuan muslim dari Arab. Dia senang model-model berdarah Arab membantu mengubah stereotipe itu.

"Ini tentu sebuah pilihan karir yang berani dan revolusioner, apalagi karena di bagian lain dunia, mereka masih dianggap sangat tradisional," katanya. "Butuh orang pertama untuk mendobrak batasan, mendobrak stereotipe dan menginspirasi perempuan lain," kata dia kemudian.

Menurut dia, stereotipe umum tentang perempuan Arab datang dari media massa, yang menunjukkan bahwa perempuan Muslim tidak berdaya.  "Dan Anda hanya harus melihat daftar 100 perempuan berpengaruh Arab yang ada setiap tahun untuk melihat gambaran perempuan yang berbeda dengan bagian dunia lainnya.", jelasnya.

Selanjutnya

Shafira Buka Showroom di Jogja pada Tahun ini dan Dunia Fashion diinvasi Supermodel Arab dan 16 Show dalam 4 Hari di IFW 2013 [Bagian 3]


Shafira Buka Showroom di Jogja pada Tahun ini dan Dunia Fashion diinvasi Supermodel Arab dan 16 Show dalam 4 Hari di IFW 2013 - Menurut dia, stereotipe umum tentang perempuan Arab datang dari media massa, yang menunjukkan bahwa perempuan Muslim tidak berdaya.  "Dan Anda hanya harus melihat daftar 100 perempuan berpengaruh Arab yang ada setiap tahun untuk melihat gambaran perempuan yang berbeda dengan bagian dunia lainnya.", jelasnya.

Padahal sebenarnya keadaan sudah berubah. "Ada banyak model yang berasal dari keluarga Muslim," kata Hind Sahli yang menyebut diri sebagai Muslim yang selalu menjalankan ibadah.  Meski sebagian keluarga besar Hind Sahli keberatan dengan pilihan karirnya namun kedua orang tua dia selalu mendukung.

"Ibuku - dia memilih mengenakan Hijab, itu pilihannya. Ayahku, ibuku, dan semuanya beribadah sesuai agama Islam, shalat, dan segalanya," katanya.


Dunia Arab punya pasar anak muda yang menjadi incaran para perancang dan merek-merek busana dunia. Mereka ingin memasuki pasar itu dengan menampilkan model-model dari Arab karena konsumen ingin membeli produk yang dipromosikan oleh orang yang mirip dengan mereka. Lauretta Roberts, Direktur Fashion Forecasters WGSN, percaya model-model Arab yang mulai laris manis di dunia fashion menandai terobosan di industri tersebut.

"Para model digambarkan dalam perilaku mainstream. Itu tidak terlihat terlalu revolusioner karena tidak penting dari budaya mana mereka datang.", jelas Lauretta.

"Mereka digambarkan seperti model lain dari Eropa Timur atau Amerika, dan saya kira itu sangat positif. Ada beberapa model yang tampil beda pada 1970-an, seperti Iman, tapi hampir semuanya digambarkan secara eksotis." Menurut Roberts, alasan lain di balik menanjaknya karir model Arab adalah uang, perkembangan pasar fesyen di Timur Tengah dan Asia.

Selanjutnya

Shafira Buka Showroom di Jogja pada Tahun ini dan Dunia Fashion diinvasi Supermodel Arab dan 16 Show dalam 4 Hari di IFW 2013 [Bagian 4]


Shafira Buka Showroom di Jogja pada Tahun ini dan Dunia Fashion diinvasi Supermodel Arab dan 16 Show dalam 4 Hari di IFW 2013 - "Desainer dan merek harus mengunjungi sumber uang, dan sekarang sumber uang ada di negara-negara Arab. Anda hanya harus melihat pasar couture, high fashion. Pasar yang dulu menarik orang-orang kaya Amerika. Sekarang, pasar seperti itu diminati konsumen Arab karena mereka adalah orang-orang yang bisa membelinya," katanya.


Bersamaan dengan menanjaknya karir model-model Arab, dunia Arab bangkit dan berubah. Hind Shali bangga bisa menjadi bagian perubahan kecil dengan caranya sendiri.

"Faktanya adalah saya pergi, saya bekerja, dan saya melakukannya dengan baik, dapat memberikan keberanian pada remaja perempuan lain untuk melakukan hal yang sama," kata dia menutup perbincangan.

Indonesia Fashion Week (IFW) diyakini akan menjadi lebih berwarna. Selain suguhan pameran produk fashion yang bisa dinikmati, sejumlah show desainer siap memanjakan pecinta mode. Ajang Indonesia Fashion Week (IFW) 2013 akan digelar selama empat hari, yakni 14-17 Februari 2013. Dalam rentang waktu tersebut, ada banyak desainer yang bakal turut meramaikan panggung IFW 2013.

"Akan ada 16 show yang dihadirkan selama empat hari penyelenggaraan acara,"kata Dina Midiani, Direktur Indonesia Fashion Week, Rabu 16 Januari 2013. Dia menambahkan, show tersebut akan menawarkan tema yang berbeda setiap hari.

"Tiap hari akan ada empat show yang meramaikan. Tema selama empat hari akan berbeda. Untuk hari pertama busana koktail dan evening, hari kedua busana muslim, hari ketiga men dan urban, serta hari keempat busana kasual," tutupnya.

[Referensi 1]
[Referensi 2]
[Referensi 3]

Thursday, January 17, 2013

Up2date dengan Gaya Retro [Bagian 1]


Up2date dengan Gaya Retro - Tahun 2013 adalah tahun untuk busana retro bagi Up2Date. Retrospection adalah judul koleksi terbaru salah satu label busana muslim ternama di Indonesia itu untuk tahun 2013. Seperti yang diungkapkan oleh sang pendiri yang juga adalah desainer label ini, Irna Mutiara, tema retro ini diangkat untuk mengenang perjalanan Up2Date yang telah mewarnai ranah fashion Indonesia sejak kehadirannya pada tahun 2006.

Up2date mau flashback ke masa-masa ketika Up2Date mulai dibangun dan berkembang, begitulah ungkap Irna sebelum pagelaran busana Retrospection di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa, 8 Januari 2013 itu dimulai.


Walau terbilang masih seumur jagung bila dibandingkan dengan label fashion lainnya, untuk ukuran label busana muslim, Up2Date cukup sukses. Hal ini bisa dilihat dari perkembangan bisnis dan eksistensi Up2Date dalam mewarnai ranah fashion di Tanah Air.

Up2Date menjadi label pertama yang merintis penggunaan bahan kaus sebagai material utama. Busana muslim yang memang bersifat tertutup terasa nyaman dipakai. Diterima baik masyarakat luas, Up2Date pun terus berkembang.

Hingga saat ini Up2Date telah memiliki 26 gerai yang tersebar di 17 kota di Indonesia. Tak hanya dalam negeri, Up2Date juga telah berkekspansi ke pasar Internasional seperti Kuala Lumpur, Teheran dan Dubai.

Tiap bulannya, Up2Date bisa memproduksi 15 ribu potong pakaian. Terhitung sudah ada 1000 karyawan yang bekerja di Up2Date.

Sejak tahun 2008, label yang berada di bawah manajemen PT Trimoda Uptodate ini secara konsisten menampilkan koleksi terbarunya tiap tahun dalam pagelaran busana, baik tunggal maupun bersama.

Selanjutnya

Tahun Ini, Busana Muslim Akan Lebih Simpel


Tahun Ini, Busana Muslim Akan Lebih Simpel - Berbusana muslim tidak menjadi halangan untuk bisa tampil stylish dan cantik. Berbagai busana panjang dan jilbab penutup aurat yang digunakan juga bisa dipasangkan dengan banyak cara agar terlihat lebih modis. Selain mix and match busana yang tepat, keindahan busana muslim juga dipengaruhi juga oleh tren terbaru.

Tren busana akan selalu berputar. Tahun ini tren busana muslim akan kembali seperti beberapa tahun lalu. Begitulah pikir Irna Mutiara, desainer busana muslim seperti yang diungkapkannya di sela-sela pagelaran busana muslim Up2date "Retrospection" di Hotel Mulia, Jakarta Selatan, Selasa 8 Januari 2013 yang lalu.

Irna menambahkan, tahun ini tren busana muslim akan tampak sangat berbeda dengan tahun 2012. Tahun lalu, busana muslim terlihat sangat berani dan penuh warna. Desain dan cutting yang unik terlihat mendominasi. Misalnya, asimetris, kerut, aksen tumpuk, sampai tabrak warna cerah yang berani. Selain itu, busana muslim juga didominasi gaya yang lebih glamor dengan detail manik-manik serta aksesori bling-bling di beberapa bagiannya.


Tahun ini, tren busana muslim akan terkesan lebih simpel. Cutting busananya akan kembali ke era yang sederhana. Gaun-gaun panjang dengan lipit besar, rok panjang lurus, celana harem, dan jaket simpel akan kembali jadi tren. Selain itu, detail busana yang ditampilkan juga terkesan lebih sederhana. Busana muslim juga tidak akan mengaplikasikan detail-detail yang glamor. Sebagian besar detailnya hanya dihasilkan dari lipatan-lipatan kain bajunya saja, misal draperi dan kerut.

Satu ciri khas yang masih akan tren di tahun ini adalah aksen tumpuk. Hanya saja, aksen tumpuk yang ditampilkan tidak terlalu banyak sehingga masih terlihat sederhana dan tidak berat. "Warna-warna yang digunakan pada tahun ini tidak secerah tahun lalu. Sekarang ini, warnanya lebih lembut dan cenderung gelap seperti coklat, hijau militer, biru gelap, salem, dan hitam. Motifnya pun banyak didominasi dengan motif polos," tambah Irna.

Referensi :
Female@kompas, 9 Januari 2013

Koleksi Busana Muslim 2013 Bergaya Era 50-an ala Irna Mutiara


Koleksi Busana Muslim 2013 Bergaya Era 50-an ala Irna Mutiara - Baju muslim kini semakin diminati. Pemakainya juga makin meluas, mulai dari kumpulan peribadatan hingga dunia hiburan.

Seperti paham akan kebutuhan konsumen busana muslim terhadap tren terbaru, label Up2date menggelar peragaan busana ke-6 yang bertema 'Retrospection'. Sesuai dengan temanya, tren busana muslim Up2date ini bermakna memandang ke belakang.

Label yang sudah berdiri sejak 2006 itu mengajak konsumennya melihat kembali rangkaian koleksi yang pernah ditampilkan pada masa awal eksistensinya. Busana yang tertutup dan santun ini dilatarbelakangi unsur-unsur mode pada era tahun 1950 - 1960an.

Rangkaian koleksi busana siap pakai ini didesain dengan menggunakan material linen dan katun. Kisaran harga yang ditawarkan mulai Rp 300 ribu hingga Rp 1 jutaan.


Dalam peragaan busananya kali ini, Up2date menghadirkan sekitar 60 koleksi busanayang yang terbagi dalam empat sequin. Pada sequin pertama, koleksi yang dipamerkan bertajuk 'Ocean Motion', menampilkan busana bermotif geometris yang populer di tahun 1950-an seperti garis-garis ala bajak laut.

Untuk sequin kedua, Up2date menghadirkan koleksi bertema 'Country Retreat'. Pada koleksinya ini, label yang dinaungi PT. Trimoda Uptodate itu mengentalkan gaya bernuansa pedesaan tahun 1950-an. Motif yang di kedepankan kotak-kotak dan bunga cantik yang hadir dalam warna-warna tanah. Gaun berpotongan di pinggang, dipadu dengan rompi dari bahan denim berjumbai yang juga dilengkapi suspender.

'Femme Valiant' merupakan tema koleksi Up2date pada sequin ketiga. Koleksi yang ditampilkan adalah busana bergaris tegas dan mampu menampakkan kekuatan wanita. Rangakain koleksinya tersebut juga memunculkan sisi karakteristik wanita yang mempunyai kemampuan memimpin namun tetap feminin.

Di sequin terakhir, Up2date memamerkan koleksi yang bertajuk 'Luxury Looks'. Ragam busananya mengandung unsur keemasan, perak, hitam, bergemerlap, pita cantik yang mempermanis penampilan dan memberi kesan glamor. Cocok untuk dikenakan ke pesta, namun siluetnya tetap sederhana yang tampak dalam blazer, rok, blouse, dan gamis.

Referensi :
Wolipop@detik, 8 Januari 2013

Up2date Angkat Gaya Berbusana 1960-an ke dalam Busana Muslim


Up2date Angkat Gaya Berbusana 1960-an ke dalam Busana Muslim - Uptodate, merek busana muslim siap pakai, memperagakan tren busana 2013  bertema Retrospection  yang   menginterpretasi unsur gaya 1950-1960-an  yang  tampil chic, santai, gaya dan nyaman.

Pada era 1950-an  ikon mode mulai muncul seperti Marilyn Monroe, Brigitte Bardot, Grace Kelly, Audry Hepburn, Jackie Onassis, Elvis Presley dan lain-lain. Pada waktu itu, Dior  mendominasi dunia fashion dengan siluet princess line dan A-line yang melegenda.


Sedangkan pada pertengahan 1950-an, Coco Chanel memperkenalkan desain  busana yang tampil sederhana, rok lurus di bawah lutut berpadu jaket tanpa krah dengan aksen garis emas.

Lalu pada 1960-an, dunia fashion mengalami perubahan drastis. Celana panjang mulai digandrungi. Sepanjang era itu, ikon mode yang terkenal Jackie Onassis, mantan first lady AS yang  gayanya yang chic dan selera fashion yang tinggi.

Uptodate mengaplikasikan Retrospection terhadap busana yang diperagakan waktu Up2date pertama kali show pada 2006  yang mengambil inspirasi busana gaya 1950-1960-an.

Interprestasi  busana pada 2006 itu ditampilkan kembali pada seluet busana masa kini yang tampil ringan, santai dan nyaman.  Uptodate pada 2006 merupakan brand  yang pertama memperkenalkan pemakaian bahan spandek untuk busana muslim.

Irna Mutiara, salah seorang pemilik PT Trimoda Uptodate yang juga art Director Uptodate mengatakan pihaknya  selalu menghadirkan  sesuatu yang beda. Uptodate yang pertama  memperkenalkan penggunaan bahan spandek untuk busana muslim. Lalu pada tahun lalu juga tren busana yang tabrak warna dengan aksen draperi.

“Kini Uptodate menampilkan busana dari bahan katun, linen dengan gaya klasik dan mix and match,” kata Irna.

Referensi :
Bisnis.com, 8 Januari 2013

Thursday, January 10, 2013

Tren Hijab 2013 Hasil Karya Irna Mutiara [Bagian 1]


Tren Hijab 2013 Hasil Karya Irna Mutiara - Pecinta busana muslim dan juga busana dengan model retro akan sangat dimanjakan oleh kabar berikut ini. Ini adalah sebuah kabar gembira bagi anda yang tergolong pada golongan di atas. Tren hijan 2013 sepertinya akan kebih mendukung pada gaya classy era 50 sampai 60-an. Tren tersebut akan meninggalkan warna kontras yang mengusung gaya tabrak warna yang sangat melambung di tahun sebelumnya.

Desainer busana muslim di Indonesia tampaknya sudah mulai jenuh dengan tren yang terjadi di tahun sebelumnya. Gaya tabrak warna yang dipadukan bersama sentuhan bahan jersey dan juga spandek memang telah booming hingga bermusim-musim. Tidak hanya di Indonesia, bahkan di seluruh dunia.

Kejenuhan inilah yang akhirnya membuat para desainer busana muslim kelas atas dunia kembali melirik model fashion yang sempat berjaya di era tahun 1950 sampai 1960-an. Dimana tema classy yang cenderung menggunakan warna-warna dasar menjadi tren yang beredar.


Up2date merupakan sebuah label busana muslim sekaligus trend setter yang digawangi oleh desainer busana muslim ternama, Irna Mutiara. Dalam pagelaran fashion show yang diselenggarakannya, Up 2 Date mencoba utnuk mengenalkan tren hijab 2013 hasil ramalan mereka yang diberi nama Retrospection. Pemiliki sekaligus creative desainer untuk label Up 2 Date, Irna Mutiara, membagi fashion shownya ke dalam empat buah tema.

Ocean Motion, Contry Retreat, Femme Valiant dan juga Luxury Looks. Keempat tema tersebut mereka kategorikan sesuai deng selera style wanita di masa kini. Fashion show Retrospection sendiri diadakan di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta pada hari Selasa tanggal 8 Januari 2013 yang lalu. Fashion show ini dihadiri oleh banyak wartawan, pengamat mode dan juga pecinta busana muslim.

Selanjutnya

Tren Hijab 2013 Hasil Karya Irna Mutiara [Bagian 2]


Tren Hijab 2013 Hasil Karya Irna Mutiara - Pemiliki sekaligus creative desainer untuk label Up 2 Date, Irna Mutiara, membagi fashion shownya ke dalam empat buah tema. Ocean Motion, Contry Retreat, Femme Valiant dan juga Luxury Looks. Keempat tema tersebut mereka kategorikan sesuai deng selera style wanita di masa kini. Fashion show Retrospection sendiri diadakan di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta pada hari Selasa tanggal 8 Januari 2013 yang lalu. Fashion show ini dihadiri oleh banyak wartawan, pengamat mode dan juga pecinta busana muslim.


Irna menuturkan, bila sebuah tren sudah booming terlalu lama maka notabene akan banyak ‘pembajak’ mode yang mencoba untuk membuat busana dengan model seperti itu. Hal ini begitu dihindari oleh para desainer papan atas seperti dirinya.

Maka, bila sebuah model pakaian sudah terlalu booming, maka sudah saatnya para desainer kreatif dan terkenal memulai aksi mereka dalam menciptakan tren terbaru. Irna melirik era 50 sampai 60-an, karena di era ini terdapat banyak ikon fashion yang gaya berbusananya tetap dikenal sepanjang masa. Sebut saja tokoh-tokoh seperti Jackie Onasis dan juga Coco Channel.

Irna berujar bahwa kerudung yang berbelit-belit akan menghilang dari peredaran. Kerudung yang lebih simple dan ready to wear akan kembali diminati. Praktis menjadi kata kunci desain kerudung di tahun 2013. Selain itu, penggunaan warna-warna kontras akan sangat berkurang sehingga akan jarang ditemui desainer yang menciptakan desain dengan model warna seperti ini.

Referensi : Tabloid Bintang

Up2Date Memutar Tren Busana Muslim ke Masa Lalu [Bagian 1]


Up2Date Memutar Tren Busana Muslim ke Masa Lalu - Mengangkat tema “Retrospection”, rumah mode busana muslim Up2date mengajak para pecinta mode untuk bernostalgia dengan tren mode era 1950-1960an yang dipadukan dengan sentuhan gaya masa kini.

“Retrospection” menjadi gambaran dari koleksi retrospektif Up2date di periode pasca Perang Dunia II yang ditandai dengan kondisi finansial dunia yang semakin menggeliat.

Pola konsumtif diinterpretasikan lewat semakin banyaknya fashionista yang lahir dan mengekspresikan diri lewat gaya persona.


Di periode yang sama, juga mulai bermunculan ikon-ikon mode, seperti Marilyn Monroe, Audrey Hepburn, Jackie Onassis-Kennedy, dan Grace Kelly. Kehadiran para ikon mode mengawal jejak mode yang klasik namun tetap ‘timeless’.

Dalam peragaan busana yang diselenggarakan di Hotel Mulia, Jakarta, pada hari Selasa tanggal 8 Januari 2013, Up2date menghadirkan 60 set busana yang dibagi dalam empat sequence.

Ocean Motion, mengawali peragaan empat babak ini dengan jajaran gaya nautical yang populer di era 1950an. Motif geometris ala pelaut dengan siluet ringkas diberi sentuhan warna gurun pasir untuk menghilangkan kesan monoton. Blazer, celana panjang, blus, tunik, hingga jaket, diberi sentuhan aksen unik, seperti kerah yang berkelepak.

Country Retreat, menyusul sequence pertama dengan barisan busana ala pedesaan di era 1950an. Busana bermotik kotak-kotak dan floral dibalur dengan warna tanah.

Penggunaan jilbab dipermanis dengan aksen turban yang diikat seperti headband. Menggambarkan kehidupan para wanita pasca Perang Dunia II yang asyik dengan rutinitas berladang, berkebun, atau beternak.

Selanjutnya

Up2Date Memutar Tren Busana Muslim ke Masa Lalu [Bagian 2]


Up2Date Memutar Tren Busana Muslim ke Masa Lalu - Di periode yang sama, juga mulai bermunculan ikon-ikon mode, seperti Marilyn Monroe, Audrey Hepburn, Jackie Onassis-Kennedy, dan Grace Kelly. Kehadiran para ikon mode mengawal jejak mode yang klasik namun tetap ‘timeless’.

Dalam peragaan busana yang diselenggarakan di Hotel Mulia, Jakarta, pada hari Selasa tanggal 8 Januari 2013, Up2date menghadirkan 60 set busana yang dibagi dalam empat sequence.


Ocean Motion, mengawali peragaan empat babak ini dengan jajaran gaya nautical yang populer di era 1950an. Motif geometris ala pelaut dengan siluet ringkas diberi sentuhan warna gurun pasir untuk menghilangkan kesan monoton. Blazer, celana panjang, blus, tunik, hingga jaket, diberi sentuhan aksen unik, seperti kerah yang berkelepak.

Country Retreat, menyusul sequence pertama dengan barisan busana ala pedesaan di era 1950an. Busana bermotik kotak-kotak dan floral dibalur dengan warna tanah.

Penggunaan jilbab dipermanis dengan aksen turban yang diikat seperti headband. Menggambarkan kehidupan para wanita pasca Perang Dunia II yang asyik dengan rutinitas berladang, berkebun, atau beternak.

Femme Valiant, menjadi sequence ketiga dengan karakter ‘brave and bold’ yang menggambarkan sisi tegas seorang wanita. Ketangguhan digambarkan lewat pemakaian rompi, jaket parka, jaket bomber, dan boots. Kesan maskulin dipermanis dengan baluran warna krem yang mewakili sisi feminin.

Terakhir, untuk sequence Luxury Looks, diisi dengan jajaran busana pesta ala 1960an. Warna-warna keemasan, perak, hitam, dan pastel yang manis dibentuk dalam siluet ringkas dan sederhana, namun tetap glamour dan gemerlap.

Referensi : Tabloid Bintang

Wednesday, January 9, 2013

Agendakan IFW di Bulan Februari 2013 Anda [Bagian 1]


Agendakan IFW di Bulan Februari 2013 Anda - Pada 2013, penikmat juga pemerhati fashion, serta pelaku bisnis fashion kembali dimanjakan dengan pekan mode yang menjadi agenda fashion tahunan, Indonesia Fashion Week (IFW). Anda bisa menjadwalkan ajang ini dalam agenda pribadi. Tepatnya pada 14–17 Februari 2013 di Jakarta Convention Center, Indonesia Fashion Week kembali hadir untuk memberikan sumber inspirasi mode bagi berbagai kalangan.

Berbeda dengan ajang fashion lainnya di Indonesia, Indonesia Fashion Week adalah satu-satunya ajang yang mengkombinasikan acara fashion show dan pameran dagang di Indonesia. Indonesia Fashion Week tidak hanya merupakan ajang sosialisasi tren mode terbaru, tetapi juga sebagai ruang pamer bagi produk fashion terlengkap, seminar, kompetisi. Berbagai elemen menyatu di ajang ini desainer, akademisi, asosiasi, bisnis dan pemerintah.

Ini 10 alasan mengapa IFW harus masuk ke dalam agenda anda di bulan Februari nanti.


1. Produk lokal kualitas global.
Indonesia Fashion Week mengkurasi lebih dari 500 merek lokal yang mewakili kekayaan kreatif Indonesia. Semua produk dibuat dengan konten lokal namun berkualitas global.

2. Selebrasi mode.
Pekan mode tidak akan lengkap tanpa fashion show. Di Indonesia Fashion Week, semua fashion show akan digelar di panggung Plenary Hall berkapasitas penonton 2000 orang. Setiap harinya akan terdapat tema yang berbeda untukfashion show; Evening Wear (hari ke-1), Muslim Wear (hari ke-2), Men’s Wear (hari ke-3) dan Casual Cutting Edge (hari ke-4). Tak hanya desainer ternama yang bakal tampil mempertunjukkan koleksi terkininya, namun juga desainer pendatang baru, asosiasi hingga independen akan melebur secara harmonis dalam perayaan mode ini.

Selanjutnya

Agendakan IFW di Bulan Februari 2013 Anda [Bagian 2]


2. Selebrasi mode.
Agendakan IFW di Bulan Februari 2013 Anda - Pekan mode tidak akan lengkap tanpa fashion show. Di Indonesia Fashion Week, semua fashion show akan digelar di panggung Plenary Hall berkapasitas penonton 2000 orang. Setiap harinya akan terdapat tema yang berbeda untukfashion show; Evening Wear (hari ke-1), Muslim Wear (hari ke-2), Men’s Wear (hari ke-3) dan Casual Cutting Edge (hari ke-4). Tak hanya desainer ternama yang bakal tampil mempertunjukkan koleksi terkininya, namun juga desainer pendatang baru, asosiasi hingga independen akan melebur secara harmonis dalam perayaan mode ini.

3. B2B dan ritel.
Indonesia Fashion Week 2013 akan mulai mengadopsi sistem B2B (Business to Business). Lebih dari 20 persen peserta pameran telah siap untuk ekspor. Mereka mampu memenuhi kebutuhan buyer yang ingin membeli dalam jumlah banyak dan mengirimnya ke seluruh dunia. Indonesia Fashion Week memberi ruang untuk pembeli ritel. Industri pakaian jadi/tekstil pun dapat membeli ide di ajang ini lewat zona Starting Point.


4. Zona baru.
Anda bisa mengeksplorasi mode di Indonesia Fashion Week yang punya banyak zona berbeda. Jika biasanya IFW memiliki zona evening wear,casual wear, muslim wear, men's wear, kids wear, mulai 2013 ada tiga zona baru; Concept Point (mengedepankan pelaku industri yang memiliki multi produk dalam kesatuan konsep brand), Starting Point (zona jual ide kreatif dari desainer untuk industri tekstil dan garmen), Green Zone (zona edukasi fashion cinta lingkungan).

Selanjutnya

Agendakan IFW di Bulan Februari 2013 Anda [Bagian 3]


4. Zona baru.
Agendakan IFW di Bulan Februari 2013 Anda - Anda bisa mengeksplorasi mode di Indonesia Fashion Week yang punya banyak zona berbeda. Jika biasanya IFW memiliki zona evening wear,casual wear, muslim wear, men's wear, kids wear, mulai 2013 ada tiga zona baru; Concept Point (mengedepankan pelaku industri yang memiliki multi produk dalam kesatuan konsep brand), Starting Point (zona jual ide kreatif dari desainer untuk industri tekstil dan garmen), Green Zone (zona edukasi fashion cinta lingkungan).

5. Tamu istimewa.
Keanggotaan IFW dalam World Fashion Organization yang berpusat di New York, memungkinkan IFW menampilkan desainer internasional di slot fashion show. Mereka adalah desainer yang memiliki pencapaian hebat dan mampu memberikan motivasi serta inspirasi bagi perkembangan fashion Indonesia. Siapa saja mereka? Kejutan untuk Anda.

6. Kompetisi.
Sebagai bentuk dukungan atas kelahiran bakat-bakat baru di dunia fashion, setiap tahunnya, Indonesia Fashion Week selalu menggelar kompetisi. Di antaranya: Indonesia Fashion Entrepreneur Competition. Tahun ini, kompetisi dibagi menjadi dua tipe; busana dan aksesori. Pemenangnya akan dianggap sebagai duta muda ready to wear Indonesia dan mendapatkan hadiah berupa partisipasi di Pameran Dagang Internasional.


7. Fashion for All
Indonesia Fashion Week terbuka untuk berbagai kalangan, bukan acara mode untuk komunitas tertentu saja. Berbagai kalangan terlibat dalam kegiatan ini, dari desainer senior, pendatang baru, komunitas street wear, pengrajin, siswa sekolah, pengusaha hingga pemerintahan.

8. Inspirasi gaya.
Anda bisa mendapatkan inspirasi gaya bukan hanya dari peserta yang terlibat atau dari koleksi terkini para desainer kebanggaan Indonesia. Semua peminat mode berkumpul dalam ajang ini. Para desainer, media, buyer, blogger,fotografer, siswa sekolah hingga penggemar fashion bertemu di ajang ini. Mereka datang dengan gaya personal yang unik dan berkarakter. Anda bisa menemukan inspirasi darinya.

Selanjutnya

Agendakan IFW di Bulan Februari 2013 Anda [Bagian 4]


7. Fashion for All
Agendakan IFW di Bulan Februari 2013 Anda - Indonesia Fashion Week terbuka untuk berbagai kalangan, bukan acara mode untuk komunitas tertentu saja. Berbagai kalangan terlibat dalam kegiatan ini, dari desainer senior, pendatang baru, komunitas street wear, pengrajin, siswa sekolah, pengusaha hingga pemerintahan.

8. Inspirasi gaya.
Anda bisa mendapatkan inspirasi gaya bukan hanya dari peserta yang terlibat atau dari koleksi terkini para desainer kebanggaan Indonesia. Semua peminat mode berkumpul dalam ajang ini. Para desainer, media, buyer, blogger,fotografer, siswa sekolah hingga penggemar fashion bertemu di ajang ini. Mereka datang dengan gaya personal yang unik dan berkarakter. Anda bisa menemukan inspirasi darinya.


9. Apresiasi sarung.
Melanjutkan gerakan mode tahun lalu, Indonesia Fashion Week mengusung sarung sebagai tren fashion. Sarung yang memiliki karakter fleksibel dan praktis, diyakini mampu lebih populer ke depannya, tidak hanya di Indonesia namun di dunia. Bawa sarung Anda, ikuti tren juga gerakan sosialisasi sarung. Anda bisa punya andil di dalamnya.

10. Gerakan mode.
Indonesia Fashion Week menjadi salah satu cara dari Indonesia untuk menunjukkan kreativitas tinggi dari pelaku industri fashion, juga antusiasme besar dari Anda para peminat mode. Dengan ajang ini, juga partisipasi Anda, Indonesia terus melangkah berkiprah di pentas fashion dunia. Rangkaian pra event dan post event disiapkan untuk memperkuat fondasi industri mode. Ini adalah gerakan mode bukan semata ajang pamer produk fashion.

Koleksi Terbaru Karita Moslem Square dan Stylish With Simple Hijab dan Motif Print [Bagian 1]


Koleksi Terbaru Karita Moslem Square dan Stylish With Simple Hijab dan Motif Print - Menutup 2012, Karita Moslem Square, pusat busana muslim yang menyasar segmen anak-anak muda menghadirkan koleksi terbarunya yakni Hysteria Rainbow.

Yudhiyanto, Manajer Karita Moslem Square mengatakan untuk dapat bersaing di bisnis fashion saat ini, pihaknya harus terus menciptakan inovasi-inovasi terbaru mulai dari busana sampai dengan asesoris.

“Perpaduan harmonis dari warna pelangi mejikuhibiniu ini dapat melekat cantik di koleksi yang stylish seperti cardigan, blus, jilbab serta produk fashion lainnya,” tambah Yudhi di Karita Moslem Square, Jalan Simanjuntak, Jumat (21/12/2012).

Selain busana, Karita juga menghadirkan tema Karita’s Original Rainbow Qu’ran, Karita kembali mendedikasikan kreasi inovasi berupa Alquran yang memiliki warna pelangi, terdiri dari 30 warna untuk 30 Juz.


“Harapan kami, tentunya para pelanggan dapat lebih termotivasi untuk beribadah, lebih khusuk dan juga memberikan sentuhan keceriaan serta semangat khas remaja sehingga dapat lebih mencintai Islam dengan sepenuh hati,” kata dia.

Selain itu diharapkan dengan adanya Alquran Rainbow, para remaja menjadi lebih rajin untuk menuntaskan juz per juz, karena dengan warna yang soft dan girly, tentunya tampilan halaman menjadi lebih menarik.

Alquran Rainbow ini juga dilengkapi cover yang cantik dan elegan dengan pengunaan bahan bludru yang terdiri dari pilihan warna merah, pink, merah marun, cokelat tua, biru dongker, hitam, hijau, kuning cokelat muda dan abu-abu.

Selanjutnya

Koleksi Terbaru Karita Moslem Square dan Stylish With Simple Hijab dan Motif Print [Bagian 2]


Koleksi Terbaru Karita Moslem Square dan Stylish With Simple Hijab dan Motif Print - Alquran Rainbow ini juga dilengkapi cover yang cantik dan elegan dengan pengunaan bahan bludru yang terdiri dari pilihan warna merah, pink, merah marun, cokelat tua, biru dongker, hitam, hijau, kuning cokelat muda dan abu-abu.

Yudhi menambahkan Alquran Rainbow ini  sebelumnya memang pernah dilaunching pada Juni 2008  dan masuk pada Rekor MURI.

Beralih dari kabar di atas, kini kita coba menuju ke kabar mengenai jilbab simple dan juga stylish.

Jika Anda saat ini susah menemukan buku referensi untuk memakai jilbab, tenang saja kini buku panduan untuk bergaya dengan hijab sudah dikeluarkan oleh tiga penulis yang tergabung dalam Fiminin Islamic Fashion.


Buku yang berjudulStylish With Simple Hijab ditulis oleh tiga orang gadis yaitu Ashfi Qamara, Yasmin Anindya Putri, dan Damayanti Anindita, yang memang sudah terkenal sebagai bloger pemerhati busana muslim terutama hijab. Buku ini pun ditulis dan dikeluarkan karena masih jarangnya penerbit buku yang mengkhususkan membahas bagaimana bergaya dengan baju muslim terutama jilbab dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya merasa inspirasi untuk baju muslim jarang, apalagi untuk anak muda. Jadi karena dulu bikin blog yang tujuannya ingin bikin buku akhirnya pada pertengahan tahun 2012 ditawari untuk menulis buku,” ujar Ashfi saat peluncuran buku Stylish With Simple Hijab.

Kehadiran buku ini pun diharapkan para perempuan yang belum memakai jilbab karena takut kehilangan gaya tidak perlua khawatir, karena banyak tips di dalam bukun ini yang bisa digunakan.

Selanjutnya

Koleksi Terbaru Karita Moslem Square dan Stylish With Simple Hijab dan Motif Print [Bagian 3]


Koleksi Terbaru Karita Moslem Square dan Stylish With Simple Hijab dan Motif Print - “Saya merasa inspirasi untuk baju muslim jarang, apalagi untuk anak muda. Jadi karena dulu bikin blog yang tujuannya ingin bikin buku akhirnya pada pertengahan tahun 2012 ditawari untuk menulis buku,” ujar Ashfi saat peluncuran buku Stylish With Simple Hijab.

Kehadiran buku ini pun diharapkan para perempuan yang belum memakai jilbab karena takut kehilangan gaya tidak perlua khawatir, karena banyak tips di dalam bukun ini yang bisa digunakan.

Selain itu, Yasmin juga berkeinginan para wanita yang sudah memakai jilbab lebih mengeksplorasi kreativitas dalam berjilbab. “Semoga dengan kehadiran buku ini para wanita yang sudah memakai jilbab lebih percaya diri dan mau mengeksplorasi kreatiftitasnya dalam menggunakan hijab dalam kehidupan sehari-hari agar tetap bergaya,” tutup Yasmin.

Sekarang kita coba menuju ke kabar mengenai motif jilbab yang akan ngetren di tahun 2013 ini.


Kain motif print digital dengan beragam warna sepertinya masih akan mewarnai trend jilbab terbaru di tahun 2013 nanti.

Selain itu, warna-warna cerah seperti warna-warna bunga dan keceriaan musim semi juga masih tetap dilirik.

‘’Iya, masih menjadi trend untuk 2013 mendatang,’’ ujar Minah, salah seorang penjual penjual pakaian busanan muslim dan jilbab saat ditemui di mall Jambi Town Square (Jamtos), kemarin.

Menurutnya, kain motif print yang diaplikasikan ke dalam jilbab instan tentu akan semakin berkembang dan lebih modern dengan beragam desain ataupun model.

Selanjutnya

Koleksi Terbaru Karita Moslem Square dan Stylish With Simple Hijab dan Motif Print [Bagian 4]


Koleksi Terbaru Karita Moslem Square dan Stylish With Simple Hijab dan Motif Print - Sekarang kita coba menuju ke kabar mengenai motif jilbab yang akan ngetren di tahun 2013 ini.

Kain motif print digital dengan beragam warna sepertinya masih akan mewarnai trend jilbab terbaru di tahun 2013 nanti.

Selain itu, warna-warna cerah seperti warna-warna bunga dan keceriaan musim semi juga masih tetap dilirik.

‘’Iya, masih menjadi trend untuk 2013 mendatang,’’ ujar Minah, salah seorang penjual penjual pakaian busanan muslim dan jilbab saat ditemui di mall Jambi Town Square (Jamtos), kemarin.

Menurutnya, kain motif print yang diaplikasikan ke dalam jilbab instan tentu akan semakin berkembang dan lebih modern dengan beragam desain ataupun model.


‘’Jilbab yang terinspirasi dari Timur Tengah ini masih akan berkembang di Kota Jambi mengingat peminat dan komunitas jilbab yang ada juga semakin kreatif dalam bergaya dengan beragam model jilbab dan padu padan busananya,’’ katanya.

Namun untuk jilbab atau kerudung memiliki beberapa model seperti kerudung bergo, kerudung model segi tiga, kerudung paris atau kerudung persegi empat serta kerudung pashmina, dan tiap jenis jilbab tersebut juga memiliki motif dan model yang berbeda dan menarik.

Tokonya, sambung Minah, juga menjual berbagai macam pakaian busana muslim dan motif-motif jilbab terbaru mengikuti tren masa kini.

”Harganya bervariasi, tergantung dari bahan dasarnya. Kalau bahan dasarnya bagus,  maka harga bisa mencapai ratusan ribu, kalau bahannya standar harganya hanya puluhan ribu,’’ pungkasnya.