Fathiyya collection chic'k stuff - Busana muslim dan busana tunik serta busana gamis- pokonya busana perwanitaan kami buat dan kami distribusikan
Showing posts with label kerudung. Show all posts
Showing posts with label kerudung. Show all posts
Friday, October 26, 2012
Konveksi Hijab Kerudung [Bagian 1]
Konveksi Hijab Kerudung - Jumlah perajin kerudung dan kain rajut di Desa Panembong, Garut, terus bertambah banyak. Saat ini sudah sekitar enam puluh persen warga kampung itu yang menggantungkan rezeki dari bisnis pembuatan kerudung.
Tak pelak persaingan berebut pasar pun semakin ketat. Efek positifnya, itu membuat para perajin semakin kreatif mencari celah pasar. Ada berbagai strategi para perajin agar mereka bisa menjual produk mereka. Misalkan dengan melakukan promosi via dunia maya atau membuka target pasar baru secara konvensional.
Abdul Ropik adalah salah seorang produsen kerudung di Desa Panembong. Dirinya menuturkan bahwa sejak membuka usaha kerudung tahun 2000 silam, ia sudah mulai memikirkan strategi pemasaran yang lebih menjanjikan. Sebab, kalau cuma mengandalkan pasar-pasar tradisional, maka dia akan merasakan persaingan ketat yang cenderung tidak sehat, karena telah banyak pemasok kerudung di sana.
Salah satu akibat dari persaingan yang terlalu ketat adalah harga produk yang berpotensi turun. Jika kerudung bisa dijual rata-rata dengan harga Rp 300.000 per kodi, maka kalau jumlah pemasok banyak, harganya bisa turun menjadi Rp 270.000 per kodi. Maka, agar harga jual produk tetap stabil, Abdul memilih mencari pelanggan baru di luar mereka yang selama ini sudah menjadi mitra usaha.
Salah satu cara yang Abdul lakukan adalah dengan berpromosi lewat media internet. Baik itu lewat facebook, twitter, maupun website. Abdul sudah memiliki website sendiri untuk mengenalkan produknya. Menurutnya, promosi lewat internet ini cukup efektif menjaring pelanggan baru. Selain gencar melakukan promosi, Abdul juga menjaga kualitas produknya. Ia tetap konsisten membeli bahan produk kerudung dari Pasar Baru, Bandung yang sudah terkenal kualitas kainnya.
Selanjutnya
Konveksi Hijab Kerudung [Bagian 2]
Konveksi Hijab Kerudung - Salah satu cara yang Abdul lakukan adalah dengan berpromosi lewat media internet. Baik itu lewat facebook, twitter, maupun website. Abdul sudah memiliki website sendiri untuk mengenalkan produknya. Menurutnya, promosi lewat internet ini cukup efektif menjaring pelanggan baru. Selain gencar melakukan promosi, Abdul juga menjaga kualitas produknya. Ia tetap konsisten membeli bahan produk kerudung dari Pasar Baru, Bandung yang sudah terkenal kualitas kainnya.
Berbeda dengan Abdul, Haji Ubun Bunyamin memilih tetap memasarkan produknya secara tradisional yakni lewat toko dan pelanggan setianya. Makanya, ia saat ini sudah memiliki beberapa toko yang siap menjual produk kerudungnya baik di Garut maupun di Jakarta.
Haji Ubun juga menggunakan strategi kemitraan dengan beberapa pemilik toko kain di Jakarta. Caranya, Abdul menitipkan produk di toko tersebut dan keuntungan dibagi dengan pemilik toko.
Haji Ubung mengaku rada gaptek alias gagap teknologi sehingga belum tertarik memasarkan produk lewat internet. Apalagi ia juga tidak begitu paham mekanisme penjualan lewat media online sehingga ia memilih setia memakai jalur pemasaran tradisional dan memahami selera pasar.
Yayan, pengrajin kerudung lain mengatakan, persaingan antar perajin kerudung memang cukup ketat. Pasalnya, produsen kerudung cukup banyak di Desa Panembong dan mereka umumnya memiliki target pasar yang hampir sama yakni Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Otomatis jika pasokannya membludak, harga produk pasti turun, sehingga keuntungan yang didapat akan berkurang. Yayan pun berusaha mencari pasar baru untuk menjual produknya. Selain rutin membuka lapak di Tanah Abang, ia juga rajin mencari pelanggan baru di luar Ciamis, Tasikmalaya, dan Cianjur. Menurutnya, permintaan kerudung di daerah itu cukup tinggi, sementara sebagian besar pedagang di sana membeli kerudung dari Tanah Abang.
Selanjutnya
Konveksi Hijab Kerudung [Bagian 3]
Konveksi Hijab Kerudung - Haji Ubun juga menggunakan strategi kemitraan dengan beberapa pemilik toko kain di Jakarta. Caranya, Abdul menitipkan produk di toko tersebut dan keuntungan dibagi dengan pemilik toko.
Haji Ubung mengaku rada gaptek alias gagap teknologi sehingga belum tertarik memasarkan produk lewat internet. Apalagi ia juga tidak begitu paham mekanisme penjualan lewat media online sehingga ia memilih setia memakai jalur pemasaran tradisional dan memahami selera pasar.
Yayan, pengrajin kerudung lain mengatakan, persaingan antar perajin kerudung memang cukup ketat. Pasalnya, produsen kerudung cukup banyak di Desa Panembong dan mereka umumnya memiliki target pasar yang hampir sama yakni Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Otomatis jika pasokannya membludak, harga produk pasti turun, sehingga keuntungan yang didapat akan berkurang. Yayan pun berusaha mencari pasar baru untuk menjual produknya. Selain rutin membuka lapak di Tanah Abang, ia juga rajin mencari pelanggan baru di luar Ciamis, Tasikmalaya, dan Cianjur. Menurutnya, permintaan kerudung di daerah itu cukup tinggi, sementara sebagian besar pedagang di sana membeli kerudung dari Tanah Abang.
Busana Muslim Bandung sendiri adalah konveksi yang berasal dari Bandung dan bukan dari Garut. Namun kami juga merupakan konveksi yang membuat berbagai item yang terbuat dari bahan kain. Termasuk di dalamnya kerudung. Sehingga kita dapat menyimpulkan bahwa Busana Muslim Bandung merupakan konveksi yang membuat kerudung.
Sehingga, jika anda tertarik untuk memesan kerudung, anda dapat menghubungi nomor kontak yang telah kami sediakan. Kami menerima pesanan konveksi kerudung dalam bentuk partai besar, partai kecil bahkan juga partai satuan.
Menerima Makloon Hijab Kerudung [Bagian 1]
Menerima Makloon Hijab Kerudung - Sentra kerudung di Desa Panembong, Garut rutin memasok kerudung dan kain rajut ke sejumlah pedagang di pelbagai daerah di Indonesia. Di antaranya Jawa Barat, Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Abdul Ropik, salah seorang produsen kerudung di daerah ini bilang, ia rutin memasok kerudung ke para pedagang yang mangkal di Pasar Tanah Abang, Jakarta. Seminggu sekali dirinya rutin menjual kerudung ke Pasar Tanah Abang. Abdul sendiri mulai menekuni usaha ini sejak tahun 2000 yang lalu.
Di pasar tekstil terbesar se-Asia Tenggara ini, Abdul langsung menggelar dagangan dengan membuka lapak. Semua konsumennya merupakan para pedagang di Tanah Abang.
Di wilayah Garut sendiri, ia kerap memasok kerudung ke sejumlah pedagang di Pasar Boyombong, Pasar Ceplak, dan Pasar Cilimut. Sementara pelanggan di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur yang ingin mengambil barang, cukup dengan menelepon atau mengirim pesan pendek (short message service/SMS).
Abdul mengaku, Pasar Tanah Abang tetap menjadi tempat tujuan utama pemasaran produk kerudungnya. Oleh para pedagang, kerudung buatannya dijual secara ritel maupun grosir.
Abdul menjual kerudung ke pedagang seharga Rp 15.000 per potong. Sementara untuk konsumen pengguna dikenakan harga Rp 20.000 per potong. Namun, Abdul mengaku jarang melayani penjualan ke konsumen pengguna.
Haji Ubun Bunyamin, produsen kain rajut di Desa Panembong, juga rutin menggelar dagangan di Tanah Abang. Dua minggu sekali dirinya membuka lapak di Tanah Abang. Haji Ubun biasanya berangkat dari Garut dengan mobil boks tengah malam, dan mulai membuka lapak di Tanah Abang pukul 05.00 WIB. Sama halnya dengan Abdul, semua pelanggannya juga para pedagang. Para pedagang Tanah Abang biasanya belanja mulai dari jam lima pagi sampai jam sepuluh.
Selanjutnya
Menerima Makloon Hijab Kerudung [Bagian 2]
Menerima Makloon Hijab Kerudung - Abdul menjual kerudung ke pedagang seharga Rp 15.000 per potong. Sementara untuk konsumen pengguna dikenakan harga Rp 20.000 per potong. Namun, Abdul mengaku jarang melayani penjualan ke konsumen pengguna.
Haji Ubun Bunyamin, produsen kain rajut di Desa Panembong, juga rutin menggelar dagangan di Tanah Abang. Dua minggu sekali dirinya membuka lapak di Tanah Abang. Haji Ubun biasanya berangkat dari Garut dengan mobil boks tengah malam, dan mulai membuka lapak di Tanah Abang pukul 05.00 WIB. Sama halnya dengan Abdul, semua pelanggannya juga para pedagang. Para pedagang Tanah Abang biasanya belanja mulai dari jam lima pagi sampai jam sepuluh.
Di atas jam itu, kebanyakan konsumennya merupakan pengguna langsung. Kebanyakan dari mereka membeli secara eceran. Produk-produk yang dibeli konsumen pengguna ini merupakan produk sisa yang tidak habis diserap para pedagang.
Selain Tanah Abang, ia juga memasok ke beberapa toko, baik di daerah Garut maupun Jakarta yang sudah menjadi pelanggan tetapnya.
Untuk anda, para pedagang kerudung yang berasal dari Garut ataupun dari daerah lainnya. Busana Muslim Bandung, sebagai konveksi yang juga membuat kerudung, menawarkan anda jasa jahit kerudung, bila anda ingin memanfaatkannya untuk menggunakannya untuk makloon hijab kerudung.
Busana Muslim Bandung menerima pesanan makloon untuk hijab kerudung dan juga item lainnya. Jika anda ingin memesan makloon jahit hijab kerudung dari Busana Muslim Bandung, silahkan hubungi nomor kontak yang kami sediakan.
Thursday, July 21, 2011
Paris Kupu Renda
Produk Busana Muslim bandung Paris Kupu Renda
Paris Bulat Kecil
Produk BMB(Busana Muslim Bandung) Paris Bulat Kecil
Pilihan warna bisa di tanyakan pada CS kami atau telp kami
Bunga Bordir Gradasi
Produk BMB(Busana Muslim Bandung) Paris Bunga Bordir Gradasi
Pilihan warna bisa di tanyakan pada CS kami atau telp kami
Subscribe to:
Posts (Atom)

.gif)
