Showing posts with label Cirebon. Show all posts
Showing posts with label Cirebon. Show all posts

Sunday, June 24, 2012

Busana Muslim Bandung Membuka Kesempatan Konsinyasi


Busana MuslimBusana MuslimBusana Muslim

Busana MuslimBusana MuslimBusana Muslim
Busana Muslim Bandung Membuka Kesempatan Konsinyasi Keterbatasan pasar yang berada di sekitar busana muslim bandung menyebabkan busana muslim bandung mengalami keterbatasan dalam besar penjualan. Penjualan yang hanya mengandalkan pasar yang sempit akan membuat penjualan suatu barang menjadi tersendat. Apalagi bila mengingat bahwa kebutuhan sandang bukan kebutuhan harian seperti halnya dengan kebutuhan pangan. Sehingga saat pasar penjualan tidak dapat diperluas maka akan menyebabkan penurunan penjualan secara drastis pada periode waktu tertentu.

Untuk itu, busana muslim bandung berniat untuk memperluas area penjualannya dengan memperbanyak agensi dan juga pihak yang bersedia menjadi komisioner bagi busana muslim bandung. Komisioner adalah pihak yang menerima barang dari busana muslim bandung dengan sistem konsinyasi.

Bagi pihak yang berminat silahkan menghubungi kontak person kami. Untuk persyaratan yang busana muslim bandung ajukan juga tidaklah berat, hanya berupa kontrol stok barang setiap dua minggu sekali. Namun untuk menghindari kecurangan dari pihak konsinyi/komisioner, busana muslim bandung mengharapkan pihak yang bersedia untuk menjadi komisioner memberikan data lengkap dirinya saat mendaftarkan diri  sebagai komisioner. Selain itu, mereka juga harus menandatangani form perjanjian yang disediakan oleh pihak busana muslim bandung.

Untuk barang yang busana muslim bandung sediakan untuk di konsinyasikan mencakup seluruh barang dagangan busana muslim bandung yang mencakup, busana muslim, koko, kaos oblong dan juga beberapa stok barang busana muslim bandung lainnya. Silahkan pihak yang berminat lihat di showroom kami.

Kami tidak membatasi area pasar dari pihak yang bersedia untuk menjadi komisioner kami. Hanya saja semakin jauh area pasar pihak yang tertarik dengan area pasar kami yang berada di Bandung, maka semakin banyak kelengkapan data yang kami minta.

Untuk area cakupan pasar kami saat ini meliputi Bandung, Cirebon, Kebumen, Kendal, Cianjur, Jakarta, Irian Jaya, Lampung dan masih banyak daerah lainnya. Untuk mengetahui area cakupan kami dengan lebih lengkap, dapat menghubungi langsung kontak person kami seperti yang tertera dalam weblog ini.

Friday, June 22, 2012

Gaya Busana Etnik Ala Jazz Crossove Syaharani (Bagian 2)


Busana MuslimBusana MuslimBusana Muslim

Busana MuslimBusana MuslimBusana Muslim
Gaya Busana Etnik Ala Jazz Crossove Syaharani (Bagian 2) Tengok saja penampilan dari Syaharani saat menghadiri jumpa pers Anugerah Musik Indonesia Awards (AMI) di Hard Rock Cafe, Jakarta, Jumat (15/6/2012). Saat itu penyanyi yang akan genap berusia 42 tahun tersebut pada bulan Juli nanti tampil sangat kasual yang dipadukan bersama dengan sentuhan unsur etnik ala Indonesia.

Sebagai atasannya penyanyi Jazz Crossover ini mengenakan tank top berwarna abu abu gelap yang dilengkapi aksen tulisan 'Grow From The Heart'. Atasan sederhana ini kemudian Syaharani padukan dengan cardigan berwarna abu abu terang. Untuk urrusan celana, Syaharani memilih bawahan yang mampu memberikan nuansa etnik dalam padu padan berbusananya.

Penyanyi Jazz Crossover yang cukup gemar melakukan travelling ini mengenakan celana pipa yang diselimuti dengan kain berwarna sama. Kain tersebut dipakai hingga menyerepuai lilit samping sehingga meninggalkan kesan asimetris dalam busana nya.

Sandal  dengan platform kayu yang beraksen warna warni. Dan menyerupai batik serta kalung dengan bundelan hitam memberikan sentuhan akhir perpaduan nuansa etnik dan juga modern.

Tidak sedikit masyarakat yang menjadikan Syahrini menjadi panutan dalam berbusana mereka. Sehingga kini ‘Syahrini’ bertebaran di mana mana, mall, jalan raya, kampus dan bahkan di pasar. Namun untuk busana ala Syaharani masih jarang masyarakat yang ingin mencobanya, Nah, apakah di antara para pembaca ada yang ingin mencobanya untuk tampil beda, nyentrik dan etnik namun tetap menarik?

Monday, June 18, 2012

Busana Batik Kudus Dengan Custom Painting (Bagian 1)


Busana Muslim Bandung – Batik merupakan sebuah komoditi kebudayaan yang sangat populer di Indonesia dan bahkan di dunia. Batik memberikan nilai etnik yang kuat pada busana yang menggunakannya sebagai bahan dasar. Bahkan kini, batik sudah diakui dunia sebagai ciri khas dari kebudayaan Indonesia.


Batik di Indonesia jumlahnya sangat banyak. Hampir setiap daerah di Indonesia mempunyai ciri khas kain batiknya sendiri. Namun hingga saat ini, kain batik yang paling digemari dan paling populer di antara pecinta batik adalah batik batik yang berasal dari Solo, Yogya dan juga Cirebon.

Sedangkan batik batik yang berasal dari daerah lain kurang populer bahkan nyaris terlupakan. Salah satu batik yang nyaris terlupakan namun memiliki kualitas yang baik adalah batik yang berasal dari Kudus.
Sebuah acara fashion show dengan konsep menarik dan untuk diadakan di Hotel Shangri-La, Jakarta. Fashion Show ini diadakan untuk mengangkat citra batik kudus di mata para pecinta batik lokal dan international. Fashion Show ini menyuguhkan tema live painting yang unik dan berbeda.

Penggagas acara fashion show ini bekerja sama dengan banyak desainer dari banyak style dan ciri khas yang kuat agar batik kudus dapat digunakan oleh pecinta kain batik di banyak kesempatan. Diharapkan hal ini nantinya dapat menambah nilai guna dari batik kudus.

Keindahan batik kudus terlihat jelas pada pertujukan melukis batik di atas kain yang dilakukan oleh seorang desainer bernama Agnes Budhisurya. Lukisan yang diciptakannya mengangkat tema panen dan tembakau. Inspirasi lukisan ini berasal dari kehangatan sinar matahari yang menyinari area pesawahan siap panen. Pancaran sinar matahari di langit biru yang berawan menghasilkan kilau butir emas ketika menyentuh bulir bulir padi yang sudah siap panen terlihat jelas pada lukisan tersebut.

Bersambung

Thursday, June 14, 2012

Busana Tenun Ikat Bali (Bagian 3)



Busana Muslim Bandung - Dalam koleksi busana terbarunya ini, Eddy banyak menampilkan busana siap pakai dalam bentuk mini dress tanpa lengan,bolero, gaun strapless, jumpsuit, rompi, rok mini, celana pendek, kemeja dan celana panjang. Kebanyakan dari semuanya diolah dengan gaya loose atau longgar dan menggunakan potongan yang asimetris.

Salah satu kekuatan dalam koleksi Edbe ini terletak pada ketelitian Eddy untuk menggabungkan beberapa motif tenun yang berbeda dalam satu busana siap pakai. Bahkan ia terbilang teliti dan berani menggabungkan sampai empat jenis kain tenun ikat yang berbeda motif dalam satu buah dress. Keberanian yang luar biasa dan sangat sukses karena apa yang dilakukannyai menjadikan koleksi busana terbarunya tersebut memiliki kesan lebih kasual, fashionable, artistik, dan juga edgy.

Semua koleksi Edbe yang ditampilkan dalam peragaan busana tersebut merupakan koleksi busana yang bersifat personal. Ini berarti busana tersebut tidak diproduksi secara massal. Sama seperti batik tulis, kain tenun juga tidak bisa menghasilkan kain yang sama persis dari produksi ke produksinya. Maka koleksi kain tenun Edbe sudah pasti berbeda antara satu koleksi dengan koleksi lainnya. Ini pula lah yang membuat koleksi Edbe dapat dikategorikan ke dalam koleksi ready to wear deluxe.

Apa yang dihadirkan Edbe semoga dapat dijadikan inspirasi bagi banyak desainer busana muslim yang berasal dari Indonesia. Karena keberanian Edbe dalam melakukan terobosan terbaru tanpa meninggalkan nilai nilai kebudayaan bangsa Indonesia, menjadikan busana milik Edbe mempunyai harga jual yang terbilang cukup tinggi bila dibandingkan dengan busana sejenis lainnya.

Tuesday, June 12, 2012

Aneka Busana Muslim Bertema Etnik (3)


Busana MuslimBusana MuslimBusana Muslim

Busana MuslimBusana MuslimBusana Muslim
Busana Muslim Bandung - Alih-alih bereksplorasi dengan detil dekoratif pada busana buatannya, Nieta memilih untuk lebih fokus kepada cutting demi kenyamanan berpakaian si pemakai busana muslim. Teknik plitz dan draperi disertai dengan penempatan cutting yang tepat membuat busana buatan Nieta  yang merupakan perpaduan tenun khas Kalimantan tampak lebih elegan.

Hennie Noer memilih untuk menggunakan batik cirebon dalan eksplorasi koleksi busana muslim terbarunya. Jaket batik dibuat dalam berbagai jenis ukuran mendominasi koleksi Hennie yang bertema Sweetness ini.

Kain batik dan bahan sifon berpadu dengan indah menampilkan harmoni terindah dari sebuah gaun pesta dengan motif yang tidak mengarah pada ciri khas batik Cirebon. Busana muslim dengan batik Cirebon ini mewakili kreativitas tinggi yang dimiliki oleh seorang Hennie Noer. Perpaduan warna yang tak lebih dari tiga warna tampak begitu serasi sehingga memberikan kesan elegan pada gaun yang memiliki segmen premium ini.

Yuyuk Nurmaisyah juga tampil memukau dengan koleksi busana muslim miliknya yang bertemakan Prasasti. Gapura Wringinlowang juga candi simbol peninggalan kerajaan Majapahit di wilayah Mojokerto memberikan inspirasi kepada Yuyuk dalam merancang busana muslim yangb kental sentuhan budaya Indonesia yang bertemakan Majapahit tersebut.

Warna bata mendominasi busana muslim buatannya, namun ia juga memberikan pilihan warna cerah untuk memenuhi kebutuhan pelanggannya yang mayoritas berasal dari wilayah Jawa Timur. Perpaduan warna yang serasi dan tidak lebih dari tiga warna dalam satu buah set busana. Menggunakan bahan polos dan juga menggunakan aplikasi dan aksen khas menjadi karakter busana muslim buatan Yuyuk.

(Bersambung)

Aneka Busana Muslim Bertema Etnik (1)


Busana MuslimBusana MuslimBusana Muslim

Busana MuslimBusana MuslimBusana Muslim
Busana Muslim Bandung - Busana muslim dengan watna cerah tetap merupakan tren busana muslim apalagi bila ditambahkan dengan penggunaan materi bebatuan yang belakangan sedang digemari. Meski pun begitu, busana muslim asal Indonesia menjadi lebih kaya bila dipadukan dengan sentuhan budaya yang beragam. Mulai dari batik Cirebon, motif peninggalan kerajaan Majapahit dari Jawa Timur sampai dengan tenun asal Kalimantan dan juga kain songket asal Nusa Tenggara Barat.

Lia Afif (Jawa Timur), Yuyuk Nurmaisyah (Jawa Timur), Nieta Hidayani (Jakarta), Hennie Noer (Bandung) menterjemahkan beragam pilihan tren mode mereka dalam balutan busana muslim yang sangat kental dengan unsur kebudayaan Indonesia. Baik itu dalam penggunaan bahan maupun dari aplikasi bahan Indonesia dalam busana muslim yang sangat kreatif dan juga inovatif.

Busana muslim rancangan empat desainer muda ini tidak mengacu pada salah satu tren tertentu. Walaupun dikatakan demikian, berjumlah lebih dari 60 set busana muslim dalam peragaan busana bertema Indonesian Culturemix mewakili satu tren yakni tren warna dan aplikasi batu batuan pada busana muslim.

Perpaduan warna terang yang cerah, mendominasi mode busaan muslim tahun 2012 ini. Perpaduan antara dua sampai dengan tiga warna dalam balutan satu busana muslim memberikan pilihan yang beragam untuk para wanita pengguna busana muslim.

Ragam model dan desain yang dihadirkan juga memberikan lebih banyak pilihan gaya busana. Hal ini bertujuan untuk memenuhi keragaman selera masyarakat di Indonesia dan bahkan di seluruh dunia. Ketidakseragaman dalam menerjemahkan suatu tren mode justru sangat baik untuk memenuhi selera setiap individu yang berbeda beda.

(Bersambung)

Friday, June 1, 2012

Panduan Tren Busana Muslim (3)


Tunik Motif Busana MuslimTunik Motif Busana MuslimTunik Motif Busana Muslim

Tunik Motif Busana MuslimTunik Motif Busana MuslimTunik Motif Busana Muslim
Trend Busana Muslim Bandung – Selain para desainer asal Bandung, para desainer yang berbasis di Jakarta juga tidak ketinggalan dalam memberikan referensi gaya ber busana muslim. Dengan menggelar label Up2Date mereka menghadirkan tema yang Featuristic. Featurustic sendiri berasal dari kata featur, future dan rustic.

Dapat juga diartikan sebagai tampilan di masa mendatang dengan sentuhan gaya rustic atau pedesaan.

Label Up2date menampilkan beberapa unsur baru seperti motif batik dan juga jumputan. Kombinasi ini diterapkan untuk menjaga komposisi rancangan agar tetap terlihat proporsional di tubuh pemakainya.

Keunikan dari busana muslim ala Up2Date adalah ukuran motif yang imut dan memunculkan istilah baru yang disebut batik remek. Pilihan warna pun cenderung ringan. Lihatlah berbagai warna andalan Up2Date seperti palet putih tulang, pink, hijau botol, koral, cokelat gelap, biru laut, marun, khaki dan juga oranye.

Pendatang asal Ibukota lainnya adalah Dian Pelangi yang baru saja memamerkan koleksi busana muslim nya di Paris. Koleksi busana muslim milik Dian Pelangi memiliki aura feminim tersendiri sekaligus gaya edgy khas kaum muda.

Penggunaan warna dan aplikasi aksen yang mendetail juga tampak begitu memikat. Teknik Tie Dye dan juga permainan draperi menjadi aksi tersendiri. Begitu juga dengan siluet luar biasa yang tersusun rapi hingga menyerupai terusan luar. Dengan memadukannya bersama celana Alibaba menjadi padanan yang menarik tanpa memberikan kesan berlebihan.

Dari ketiga artikel tersebut tentu saja anda sudah terinspirasi dengan mode busana muslim yang cantik. Cobalah untuk mengaplikasikannya dengan modifikasi bersama dengan aturan Islam yang sudah ada.

Wednesday, May 2, 2012

Sejarah Industri Textile Indonesia

Tepatnya sejak kapan kehadiran awal dalam industri tekstil Indonesia tidak dapat dipastikan, tetapi kemampuan masyarakat Indonesia dalam hal menenun dan merajut pakaiannya sendiri sudah dimulai sejak kerajaan Hindu di Indonesia dalam bentuk kerajinan, yaitu tenun, tenun dan batik hanya tumbuh di sekitar Istana lingkungan dan juga ditujukan hanya untuk kepentingan seni dan budaya serta dikonsumsi / digunakan sendiri.
Bahasa Indonesia tekstil sejarah dapat dikatakan mulai dari industri rumahan pada tahun 1929 mulai dari sub-sektor tenun (weaving) dan perajutan (rajut) menggunakan alat Memperkaya Tekstil Bandung (TIB) Gethouw atau dikenal dengan nama Tenun Bukan
Mesin Bubut (ATBM ) dibuat oleh Daalennoord pada tahun 1926 dengan produk tekstil tradisional seperti sarung tangan, kain panjang, lurik, Tahap (sabuk), dan syal. Penggunaan ATBM mulai mengungsi karena Alat Tenun Mesin (ATM) yang pertama kali digunakan pada tahun 1939 di Majalaya-Jawa Barat, di mana di daerah tersebut memiliki pasokan listrik di 1935. Dan karena industri tekstil di Indonesia mulai memasuki era teknologi dengan menggunakan ATM.

Pada tahun 1960, sesuai dengan iklim ekonomi terpimpin, pemerintah Indonesia membentuk semacam Organisasi Perusahaan (OPS) yang antara lain, seperti Mesin OPS Tenun; OPS Tenun Tangan; OPS merajut, OPS batik, dll dikoordinasikan oleh Gabungan Perusahaan serupa (GPS) Tekstil dimana papan GPS didirikan dan ditunjuk oleh Menteri Rakyat dengan perkembangannya sebagai berikut:

Tahun 1965 pertengahan, OPS dan GPS dilebur menjadi satu dengan nama OPS Tekstil dengan beberapa bagian menurut jenis atau sub-sektor, yang berputar (berputar); tenun (weaving), merajut (rajut), dan perbaikan (finishing).
Pada tahun 1970, berdirilah berbagai organisasi seperti Petrakis; Klub Printer (kemudian menjadi Tekstil Club); perusahaan milik negara (Pakaian Industri, Pakaian Pinda Jawa Barat, Jawa Tengah Pinda Pakaian, Busana Pinda Jawa Timur), dan Koperasi ( GKBI, Inkopteksi).

 Pada tanggal 17 Juni 1974, organisasi-organisasi ini setuju untuk menerapkan hasil Kongres yang mendirikan Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) dan juga menjadi anggota API.

Tuesday, April 17, 2012

Busana muslim bandung menerima makloon jahit

Busana muslim - Kami menerima makloo jahit dengan syarat dan ketentuan berlaku, pertama kami tidak bisa langsung memberitahukan harga kecuali gambar sudah dikirim melalui email : bantingtulang@gmail.com.
kedua- bahan yang digunakan harus jelas apakah kaos atau katun atau kw1 atau kw2
ketiga - design tidak bisa dirubah-rubah
keempat - tidak bisa return jika argumen anda kalah
kelima - silahakan anda memesan

Saturday, April 7, 2012

Busana Muslim Lebih Manis Dengan Batik


Busana Muslim Lebih Manis Dengan Batik

Busana Muslim Bandung – Dunia busana muslim selalu dapat menghadirkan kreasi baru yang mengejutkan. Salah satunya adalah busana muslim dengan motif batik. Batik sendiri adalah kain yang selalu manis bila dimodifikasi menjadi busana jenis apapun. Tidak terkecuali dengan busana muslim.

Modifikasi apik kain batik ke dalam aplikasi busana muslim ternyata memang menghasilkan kreasi yang manis dan juga menarik perhatian mata yang melihatnya. Keberanian desainer dalam membuat busana muslim dengan bahan batik patut diberi pujian yang tinggi. Karena dengan menciptakan busana muslim batik, desainer tersebut telah melakukan dua kebaikan sekaligus. Kebaikan pertama adalah dengan menjaga budaya bangsa, yaitu batik. Sedangkan kebaikan yang kedua adalah dengan menjaga nilai-nilai ajaran Islam melalui kreasi busana muslim.

Sebuah Peragaan Busana Muslim

Manisnya kreasi batik dalam balutan busana muslim terlihat dalam sebuah peragaan busana muslim di gerai Karita Muslim Square, Jl Ngagel Jaya Selatan, Surabaya. Dalam peragaan busana muslim ini terdapat enam orang model yang secara bergantian menjadi etalase untuk menampilkan kreasi yang membanggakan ini.

Keenam model busana muslim ini tampil dalam tiga buah sesi. Dan seluruh sesi menampilkan busana muslim yang sesuai dengan balutan ajaran agama Islam. Ditambah lagi, dari seluruh busana muslim yang ditampilkan, kita dapat melihat corak ataupun motif batik menghiasi bagian per bagian pakaian tersebut.

Owner dari Karita Muslim Square mengakui bahwa tambahan corak kain batik dalam busana muslim yang ia tampilkan tidak akan berpengaruh pada desain dan corak warna yang secara garis besar berjiwa muda.

Busana Muslim Karya Dekranasda

Selain menjelaskan mengenai detail corak busana muslim miliknya, Elisa juga memberitahukan kebanggaan lain dari busana muslim bercorak batik tersebut. Menurut pengakuannya, busana musim yang ia peragakan merupakan busana muslim hasil kerjasamanya dengan para pengrajin yang tergabung dalam Dekranasda.

Para desainer dari Karita Muslim Square dalam membuat busana muslim bercorak batik tersebut, memanfaatkan kain batik yang diambil dari pengrajin batik didikan Dekranasda. Dengan bangga, Ellisa juga berpendapat bahwa busana muslim yang diluncurkannya merupakan busana muslim yang fashionable dan juga trendy. Disamping memperhitungkan masalah style, Ellisa juga tetap mempertahankan syariat busana muslim yang harus sopan serta menutupi aurat.

Sunday, July 3, 2011

terima maklun/ makloon pembuatan baju apapun

kami sangat bersemangat dalam berkreasi dan memproduksi pakaian, mudah-mudahan harga terjangkau. pesanan anda kami tunggu. hubungi kami untuk info lebih jelasnya.
rido:082115181105
tempat produksi di cicaheum dan cicadas bandung.
untuk melihat koleksi kami, showroom kami di jl.terusan cikajang raya, komp.puri permata blok G 9 antapani bandung.