Friday, January 25, 2013

Juara Lomba Busana Muslim Bireun dan Banjir Menyebabkan Pedagang Busana Rugi [Bagian 1]


Juara Lomba Busana Muslim Bireun dan Banjir Menyebabkan Pedagang Busana Rugi - Astrid Keumala adalah seorang murid SD 4 Negeri Bireuen dengan nomor peserta 92. Dirinya berhasil memukau ratusan penonton dan dewan juri saat menampilkan busana muslimah yang dipakainya pada acara Fashion Show di Bireuen, hari Minggu 20 Januari 2013. Event ini diadakan oleh Yayasan Seni Seuramoe Jeumpa yang dipimpin oleh Rizaldi.

Pemkab Bireuen yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayan (PK) Bireuen Drs. Nasrul Yuliansyah, Mpd, Ketua PMI Bireuen Murdani Yusuf, SE dan ratusan pengunjung merasa gembira dengan acara-acara pencarian bakat seperti yang barusan diselenggarakan ini.

Selain Astrid, ada beberapa nama yang berhasil mencuat dalam ajang tersebut, yaitu jawara kedua menjadi milik Yuta May Tasya M. Yusuf Yatim, murid SD Negeri 1 Bireuen, sedangkan untuk juara 3 direbut oleh Allifa Azeda dari SD Sukma Bireuen.

Beberapa orang percaya hujan membawa rejeki, tapi kalau kebanyakan sehingga berbuah banjir bukan rejeki yang diraup, justru rugi. Ini pula yang dirasakan kebanyakan pedagang di pusat perbelanjaan grosir terbesar Indonesia di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Para pedagang mengeluhkan betapa banjir telah merampas keuntungan mereka.

Faktanya, hingga kini pusat perbelanjaan Tanah Abang memang sepi  pengunjung, juga sepi pedagang. Beberapa toko bahkan masih terkunci sejak Kamis pekan lalu. Salah satu pedagang yang bernama Chandra mengaku bahwa besar kemungkinan orang-orang masih banyak yang beres-beres rumah karena kebanjiran atau masih takut susah mendapatkan kendaraan pasca bencana banjir kemarin. Selama dua hari Chandra telah merugi enam juta rupiah. Jumlah yang menurutnya tak sedikit.

Selanjutnya

No comments:

Post a Comment