Monday, June 25, 2012

Visi Indonesia Untuk Menjadi Kiblat Busana Muslim di Tahun 2020 (Bagian 1)

Busana MuslimBusana MuslimBusana Muslim

Busana MuslimBusana MuslimBusana Muslim
Visi Indonesia Untuk Menjadi Kiblat Busana Muslim di Tahun 2020 (Bagian 1) Paris kini sudah dikenal dunia sebagai kiblat mode fesyen berskala global. Namun, Paris tidak melakukannya dalam waktu yang singkat. Proses ini diawali dengan pembentukan fondasi awal yang melibatkan banyak potensi di dalam industri tersebut. Bukan hanya desainer dan juga para pekerja kreatif yang terlibat di sana namun juga meliputi para pebisnis, ahli manajemen, periklanan, perbankan, media hingga para pekerja mikro.

Indonesia sekarang ini memiliki peluang besar untuk menjadi kiblat fesyen busana muslim dunia di tahun 2020. Hal ini diungkapkan oleh Kim Laursen, seorang konsultan mode asal Paris.. Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar tentunya terbuka kesempatan bagi Indonesia untuk berkembang di dalam bidang kreativitas berbasis Islami. Indonesia juga memiliki infrastruktur spiritual yang lengkap sebagai sumber utama dari proses pengolahan karya rancang fashion muslim.

Kim Laursen menambahkan bahwa tidak mungkin bagi desainer Eropa untuk membuat busana muslim yang eksotis. Kesempatan ini dimiliki oleh Indonesia, karena hanya Indonesia yang mengetahui nilai nilai kesantunan di dalam busana muslim. Kim berdasarkan pengalaman internationalnya yang mencapai 15 tahun juga mengingatkan bahwa  target besar yang ingin  dicapai Indonesia hanya 8 tahun dari sekrang. Sehingga Indonesia perlu melakukan berbagai pembenahan guna mencapai target tersebut.

Kim membantu Indonesia dalam percepatan menuju target tersebut dengan mendatangkan tim dari Savoir Faire Savoir (SFS). SFS sendiri merupakan perusahaan Perancis yang bergerak di bidang jasa konsultasi dalam bidang desain, analisis tren, pengembangan produk, pengarah kreatif, presentasi dan  juga manajemen model. SFS sudah banyak membantu perusahaan perusahaan yang ingin meningkatkan image, style, dan komunikasinya di bidang fesyen.

Bersambung

No comments:

Post a Comment